Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Proses pembentukan Pergub Pengaturan Taksi DIY sudah 99 persen

Proses pembentukan Pergub Pengaturan Taksi DIY sudah 99 persen

Jogja-KoPi│Proses pembentukan Peraturan Gubernur tentang Pengaturn Taksi DIY sudah mencapai 99 persen, tinggal menunggu tanda tangan gubernur.

Asisten II Sekda DIY, Gatot Saptadi mengatakan proses pembentukan Pergub Pengaturan Taksi DIY baik taksi reguler maupun taksi sewa khusus (online) telah mencapai 99 persen, dan sempat terhenti karena keluarnya Peraturan Menteri Nomor 26 Tahun 2017.

“Kita harus menyesuaikan dengan Permen dulu. Jangan sampai berbeda dengan yang di atas. Itu pun tidak semata-mata bisa dilakukan pemerintah daerah saja, harus mendapatkan persetujuan dari Menteri”, tambahnya saat diwawancarai di Kantor Kepatihan, Rabu (3/5).

Sementara, Pergub tersebut akan memuat 11 poin pengaturan taksi di DIY, diantaranya masalah nomer plat taksi sewa khusus, tarif dasar dan tarif atas taksi, wilayah pengeoperasian taksi, serta kuota jumlah taksi di DIY.

“Pergub akan memuat pengaturan nomer plat taksi sewa khusus yang akan diberikan identitas khusus sehingga mudah diketahui jika itu taksi. Selain itu, ada pengaturan KIR, pembatasan CC, tidak diperbolehkannya STNK perseorangan, serta kuota taksi tambahan 10 persen dari jumlah taksi di DIY”, jelas Gatot.

Ia juga mengatakan Pergub akan segera jadi maksimal bulan Juni karena Peraturan Menteri memberikan waktu 3 bulan sebelum Pergub disahkan dan dikeluarkan.

“Peraturan Menteri yang dikeluarkan tanggal 1 April memberikan waktu selama tiga bulan untuk diskusi dan sosialisasi, untuk mempersiapkan hal yang perlu dipersiapkan”, jelasnya.

Sementara untuk waktu pasti pengeluran Pergub Gatot tidak berani menjanjikan. Ia hanya mengatakan untuk mengusahakan Pergub keluar akhir Mei.

“Kita akan terus berdiskusi menyelesaikan masalah ini. Saya tidak berani menyebut waktu. Mei akan diusahakan dikeluarkan, karena Pergub ini berhubungan dengan dinas lain. Untuk plat akan berhubungan dengan kepolisian”, jelasnya.

Untuk itu ia meminta kepada pengemudi taksi reguler untuk sabar menanti keluarnya Pergub.

“Sabar untuk menanti waktu karena Pergub terkait dengan berbagai dinas. Saya yakinkan kalau Pergub pasti akan terbit”, pungkasnya.

back to top