Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Profesor aneh ini tumbuhkan telinga ketiga di lengannya!

Profesor aneh ini tumbuhkan telinga ketiga di lengannya!
KoPi | Dua selalu lebih baik daripada satu. Tapi bagi profesor ini, dua telinga masih belum cukup. Ia selalu ingin punya telinga ketiga!
 

Stelarc, seorang seniman dan profesor seni asal Perth, Australia ini, sudah 9 tahun memiliki telinga ketiga yang tumbuh di lengan kirinya. "Sebagai seorang seniman, saya selalu tertarik dengan ide post-human, ide tentang munculnya kaum cyborg. Konsep manusia tidak akan lagi didefinisikan atas struktur biologisnya saja, tapi juga akan ditentukan pada seberapa banyak teknologi yang dimasukkan atau dipasangkan pada tubuh Anda," ujarnya pada CNN.

Stelarc yang memiliki nama asli Stelios Arcadiou ini sudah punya pikiran untuk memasang telinga ketiga sejak tahun 1996. Namun ia tidak berhasil menemukan dokter bedah yang mau mendengarkan permintaannya. Baru tahun 2006 seorang dokter bedah mau memasangkan telinga tersebut.

Telinga tambahan tersebut dibuat dari material yang biasa dipakai dalam bedah plastik. Awalnya, Stelarc ingin memasang telinga ke tiga tersebut di belakang telinga aslinya, namun akhirnya memilih memasangnya di lengan kirinya. Alasannya, kulit di lengan sangat lentur sehingga tidak perlu memodifikasi telinga buatan tersebut.

Telinga tersebut benar-benar menjadi bagian tubuh Stelarc. Enam bulan setelah pemasangan telinga ke tiga itu, jaringan dan pembuluh darah telah tumbuh di sekitarnya. Stelarc juga membuat gendang telinga dengan menggunakan sel punca miliknya. Ia ingin sebuah microphone kecil dipasang di dalam gendang telinga tersebut dan menyambung dengan koneksi internet.

"Telinga ketiga ini bukan untuk saya. Saya sudah punya dua telinga yang berfungsi dengan baik. Telinga ini akan menjadi alat bantu dengar jarak jauh bagi orang yang ada di tempat lain. Mereka akan dapat mendengar apa pun pembicaraan atau konser yang saya ikuti, di mana pun saya berada," ungkapnya. |CNN, Huffington Post|

back to top