Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Profesor aneh ini tumbuhkan telinga ketiga di lengannya!

Profesor aneh ini tumbuhkan telinga ketiga di lengannya!
KoPi | Dua selalu lebih baik daripada satu. Tapi bagi profesor ini, dua telinga masih belum cukup. Ia selalu ingin punya telinga ketiga!
 

Stelarc, seorang seniman dan profesor seni asal Perth, Australia ini, sudah 9 tahun memiliki telinga ketiga yang tumbuh di lengan kirinya. "Sebagai seorang seniman, saya selalu tertarik dengan ide post-human, ide tentang munculnya kaum cyborg. Konsep manusia tidak akan lagi didefinisikan atas struktur biologisnya saja, tapi juga akan ditentukan pada seberapa banyak teknologi yang dimasukkan atau dipasangkan pada tubuh Anda," ujarnya pada CNN.

Stelarc yang memiliki nama asli Stelios Arcadiou ini sudah punya pikiran untuk memasang telinga ketiga sejak tahun 1996. Namun ia tidak berhasil menemukan dokter bedah yang mau mendengarkan permintaannya. Baru tahun 2006 seorang dokter bedah mau memasangkan telinga tersebut.

Telinga tambahan tersebut dibuat dari material yang biasa dipakai dalam bedah plastik. Awalnya, Stelarc ingin memasang telinga ke tiga tersebut di belakang telinga aslinya, namun akhirnya memilih memasangnya di lengan kirinya. Alasannya, kulit di lengan sangat lentur sehingga tidak perlu memodifikasi telinga buatan tersebut.

Telinga tersebut benar-benar menjadi bagian tubuh Stelarc. Enam bulan setelah pemasangan telinga ke tiga itu, jaringan dan pembuluh darah telah tumbuh di sekitarnya. Stelarc juga membuat gendang telinga dengan menggunakan sel punca miliknya. Ia ingin sebuah microphone kecil dipasang di dalam gendang telinga tersebut dan menyambung dengan koneksi internet.

"Telinga ketiga ini bukan untuk saya. Saya sudah punya dua telinga yang berfungsi dengan baik. Telinga ini akan menjadi alat bantu dengar jarak jauh bagi orang yang ada di tempat lain. Mereka akan dapat mendengar apa pun pembicaraan atau konser yang saya ikuti, di mana pun saya berada," ungkapnya. |CNN, Huffington Post|

back to top