Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Pria ini selamat setelah memotong kakinya...

Pria ini selamat setelah memotong kakinya...

Beijing-KoPi|Seorang mekanik tua asal Beijing China, Xin Li Chuan (47) ditemukan dalam kondisi hidup pagi ini setelah bertahan selama 13 hari di bagian bawah poros lift.

Pria ini dikabarkan telah menghilang selama dua minggu sebelum akhirnya ditemukan karena warga bangunan curiga dengan bau busuk yang berasal dari poros lift.

Li Chuan mengaku untungnya ia selamat ketika terjatuh dalam proses pengecekan lift. selain itu dengan menggunakan alat-alat yang dibawa, ia berhasil memotong salah satu kakinya yang patah dan memakannya. 
“Tuhanlah yang menyelamakan saya  setelah 13 hari penderitaan di bagian bawah poros lift.”

Pria berusia 47 tahun ini bersyukur telah diselamatkan meskipun ia mengaku hampir putus asa dan ingin bunuh diri berkali-kali untuk mengakhiri penderitaannya.

"Waktu itu saya percaya bahwa saya akan mati, Saat aku membiarkan diriku mati, aku bermimpi seorang malaikat. Malaikat itu menunjukkan bahwa saya tidak boleh kehilangan kepercayaan. Dan ketika saya bangun, saya tahu hanya ada satu hal yang harus dilakukan: memotong kaki saya patah dan memakannya "katanya kepada wartawan setempat.

Xin Li Chuan dijadwalkan menerima medali keberanian minggu ini oleh wakil dari Partai Komunis China untuk "keberanian luar biasa dalam menghadapi kesulitan" nya. | worldnewsdailyreport.com |Luthfia Lathifatul|

back to top