Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Presiden Jokowi mengecam tindakan Israel

Presiden Jokowi mengecam tindakan Israel
Bantul-KoPi|Presiden Republik Indonesia, Jokowi menyatakan Indonesia mengecam keras tindak kekerasan dan pelarangan beribadah pasukan Israel kepada kaum muslimin di Masjid Al-Aqsa,Yerusalem menyusul tewasnya tiga warga Palestina, 21 Juli 2017.
"Indonesia mengecam keras terkait pembatasan beribadah di Masjid Al-aqsa, dan sekali lagi Indonesia juga mengecam keras  kekerasan yang terjadi hingga mengakibatkan jatuhnya tiga korban jiwa ,"tegasnya saat ditemui di Bantul, Sabtu (22/7).
 
Presiden juga menyatakan akan meminta Sekjen PBB untuk segera menggelar sidang dewan keamanat untuk membahas krisis di Masjid Al-Aqsa.
 
Sebelumya laporan  Al-Jazeera ,melaporkan  seorang pemukim Israel membunuh Muhammad Mahmoud Sharaf pemuda Palestina berusia 18 tahun di lingkungan Ras al-Amud berlokasi di Yerusalem Timur di hsri Jum’at.
 
Insiden kedua ,menimpa seorang warga Palestina berusia 20 tahun,  Muhamad Hasan Abu Ghanam yang terbunuh akibat tembakan pasukan  Israel saat demonstrasi berlangsung di Yerusalem.
 
Dan insiden terakhir ,pasukan Israel membunuh korban ketiganya yaitu Muhamad Mahmoud Khalaf usia 17 tahun  saat bentrokan di Tepi Barat.
 
Menurut organisasi Bulan Sabit Merah, terdapat 450 orang  terluka  dan setidaknya 215 luka-luka disebabkan lemparan gas air mata akibat diterjunkannya  pasukan Israel saat demonstrasi di Yerusalem dan Tepi Barat. (Sumber Al-Jazeera)
 
back to top