Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Presiden Jokowi mengecam tindakan Israel

Presiden Jokowi mengecam tindakan Israel
Bantul-KoPi|Presiden Republik Indonesia, Jokowi menyatakan Indonesia mengecam keras tindak kekerasan dan pelarangan beribadah pasukan Israel kepada kaum muslimin di Masjid Al-Aqsa,Yerusalem menyusul tewasnya tiga warga Palestina, 21 Juli 2017.
"Indonesia mengecam keras terkait pembatasan beribadah di Masjid Al-aqsa, dan sekali lagi Indonesia juga mengecam keras  kekerasan yang terjadi hingga mengakibatkan jatuhnya tiga korban jiwa ,"tegasnya saat ditemui di Bantul, Sabtu (22/7).
 
Presiden juga menyatakan akan meminta Sekjen PBB untuk segera menggelar sidang dewan keamanat untuk membahas krisis di Masjid Al-Aqsa.
 
Sebelumya laporan  Al-Jazeera ,melaporkan  seorang pemukim Israel membunuh Muhammad Mahmoud Sharaf pemuda Palestina berusia 18 tahun di lingkungan Ras al-Amud berlokasi di Yerusalem Timur di hsri Jum’at.
 
Insiden kedua ,menimpa seorang warga Palestina berusia 20 tahun,  Muhamad Hasan Abu Ghanam yang terbunuh akibat tembakan pasukan  Israel saat demonstrasi berlangsung di Yerusalem.
 
Dan insiden terakhir ,pasukan Israel membunuh korban ketiganya yaitu Muhamad Mahmoud Khalaf usia 17 tahun  saat bentrokan di Tepi Barat.
 
Menurut organisasi Bulan Sabit Merah, terdapat 450 orang  terluka  dan setidaknya 215 luka-luka disebabkan lemparan gas air mata akibat diterjunkannya  pasukan Israel saat demonstrasi di Yerusalem dan Tepi Barat. (Sumber Al-Jazeera)
 
back to top