Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Prancis: ‘kita butuh strategi global untuk melawan ISIS’

Prancis: ‘kita butuh strategi global untuk melawan ISIS’

Prancis-KoPi- Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan pada hari Rabu (21/8) bahwa dia akan mengadakan sebuah konferensi bulan depan atas ancaman oleh militant ISIS di Irak, seraya menggambarkan bahwa situasi internasional saat ini adalah yang paling gawat sejak 2001.

“Sebagaiman yang kita lihat, Saya kira situasi internasional saat ini adalah yang paling buruk sejak tahun 2001,” jelas dia kepada French Daily.

“Kita harus menggunakan strategi global untuk melawan kelompok ini, kelompok yang terstruktur, finansialnya signifikan, senjatanya yang sangat canggih dan mengancam negara-negara seperti Irak, Syria, Lebanon,” Ujarnya.

Ketika interview, Hollande belum mengatakan kapan konferensi tersebut akan dilaksanakan dan siapa saja yang akan diundang.

Hollande juga mengumumkan bahwa minggu lalu Perancis telah mengirim senjata kepada tentara Kurdish untuk melawan militant ISIS di Irak  bagian utara.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top