Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Prancis: ‘kita butuh strategi global untuk melawan ISIS’

Prancis: ‘kita butuh strategi global untuk melawan ISIS’

Prancis-KoPi- Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan pada hari Rabu (21/8) bahwa dia akan mengadakan sebuah konferensi bulan depan atas ancaman oleh militant ISIS di Irak, seraya menggambarkan bahwa situasi internasional saat ini adalah yang paling gawat sejak 2001.

“Sebagaiman yang kita lihat, Saya kira situasi internasional saat ini adalah yang paling buruk sejak tahun 2001,” jelas dia kepada French Daily.

“Kita harus menggunakan strategi global untuk melawan kelompok ini, kelompok yang terstruktur, finansialnya signifikan, senjatanya yang sangat canggih dan mengancam negara-negara seperti Irak, Syria, Lebanon,” Ujarnya.

Ketika interview, Hollande belum mengatakan kapan konferensi tersebut akan dilaksanakan dan siapa saja yang akan diundang.

Hollande juga mengumumkan bahwa minggu lalu Perancis telah mengirim senjata kepada tentara Kurdish untuk melawan militant ISIS di Irak  bagian utara.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top