Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Prajurit TNI-Polri harus bermental tangguh siap melaksanakan tugas

Prajurit TNI-Polri harus bermental tangguh siap melaksanakan tugas

Magelang-KoPi| Prajurit TNI-Polri yang berkualitas harus bermental tangguh untuk siap melaksanakan tugas berakhlak mulia (beriman dan bertaqwa) serta memiliki rasa nasionalisme, militan, rela berkorban, pantang menyerah dan sehat psikhis, sehingga mampu menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks.

Demikian disampaikan Kapusbintal TNI Laksma TNI Ir. Daradjat Hidajat, M.AP, saat memberikan pembekalan Pembinaan Mental (Bintal) kepada 1.020 Taruna-Taruni Wredha Praspa TNI-Polri Tahun 2016, di gedung Lily Rochly Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/7/2016).

Lebih lanjut Kapusbintal TNI menyampaikan, bahwa ancaman nyata bagi Bangsa Indonesia saat ini dan masa yang akan datang adalah Proxy War, merupakan perang antara dua negara yang tidak saling berhadapan, namun menggunakan pihak ketiga, sebagai upaya pihak asing dengan menggunakan kekuatan di dalam negeri.

Demikian juga Cyber War adalah pencucian otak melalui sosial media dengan melempar isu-isu yang berpotensi menciptakan menurunnya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pemerintah. Sedangkan Hybrid War merupakan gabungan antara Proxy War dan Cyber War, sehingga pihak lawan akan dengan mudah menguasai negara kita.

Laksma TNI Ir. Daradjat Hidajat juga menyampaikan dampak negatif dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat merusak pikiran, sikap dan perilaku yang mengakibatkan kemalasan, kebodohan serta kerusakan moral anak bangsa. Seperti penyalahgunaan Narkoba, agar generasi muda menjadi tidak berkualitas (Lost Generations).

Sex bebas dan LGBT yang tidak sesuai dengan budaya bangsa. Munculnya paham Komunis dan Radikalisme yang ingin mengganti Idiologi Pancasila. Dan Gafatar yang bertujuan menyebarkan agama baru, tidak sesuai dengan syariat Islam. Hal tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Dampak negatif terhadap kehidupan prajurit TNI dan Polri adalah masih tingginya pelanggaran dan tindakan tidak terpuji, seperti asusila, penggunaan dan pengedaran Narkoba, bunuh diri, disersi, perkelahian antara TNI dan Polri, KDRT dan lain-lain,” kata Kapusbintal TNI.

Mengakhiri pembekalannya Kapusbintal TNI menegaskan, agar para Taruna dan Taruni Wredha Praspa TNI-Polri menjadi prajurit TNI dan Polri mengabdi kepada bangsa dan negara adalah pilihan yang sangat dimuliakan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Memahami tugas sebagai pemimpin yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, nasionalis, militan serta memiliki kematangan psikologis.

“Tugas pokok TNI dan Polri, mencontoh keteladanan kepemimpinan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan penghayatan Agama yang kuat serta memiliki semangat juang yang tinggi, pantang menyerah dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” pungkas Laksma TNI Ir. Daradjat Hidajat.

back to top