Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

kuda

Jogja-KoPi|Kepolisian Resort Yogyakarta akan menerjunkan dua polisi berkuda untuk berpatroli di kawasan ikon wisata Yogyakarta, Malioboro dan Keraton pada malam pergantian tahun 2017 ke 2018.

Dua kuda berbadan tegap dan besar itu bernama G (Ji) dan Sandoka akan bertugas mengamankan wilayah Malioboro dan Keraton Yogyakarta bersama pasukan anjing pelacak (K 9) pada penghujung bulan Desember.

Kordinator polisi berkuda, Adi Purnomo mengatakan dua kuda ini didatangkan langsung dari Belanda. Kedua kuda akan memperkuat pasukan patroli keamanan di daerah wisata Yogyakarta, tak sekedar di satu tempat wisata

"Kami memilih kuda ini dengan tujuan melestarikan budaya sekaligus menarik minat wisatawan. Yogyakarta inikan masih banyak yang pakai kuda untuk transportasi seperti delman," jelas Adi saat ditemui di Kompleks Kantor Gubernur Yogyakarta, ditulis Jumat (15/12)

Sementara profil kuda ini berbeda dari kuda pada umumnya. Secara fisik ukurannya sangat besar dan tingginya sekitar dua meter. Tak hanya itu Fisik kedua kuda juga tampak lebih gagah dibandingkan kuda yang dipakai untuk menarik delman.

Selain itu fungsi tingginya ini memudahkan polisi melihat-lihat keadaan dari kejauhan. Kuda ini diketahui berjenis Warmblood.

Adi menjelaskan kuda-kuda ini baru saja tiba dari Belanda akhir minggu lalu. Mereka (kedua kuda) dikirim atas perintah Mabes Polri yang diperuntukkan diwilayah Polda DIY.


"Di Indonesia, Yogyakarta adalah wilayah ke empat yang memiliki pasukan kuda setelah Polda Jateng, Bali dan NTB. Semoga kedepan wilayah lain juga akan memiliki pasukan berkuda,"jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala unit (Kanit) satwa Polda DIY ini

Lokasi kandang kuda ini ada disekitaran embung Tambakbayo, Depok Sleman.Nantinya kuda akan mengelilingi patroli di kawasana Malioboro dimulai dari Depan Hotel Inna Garuda sampai Benteng vrede Berg di Titik Nol Km. | Syidiq Syaiful Ardli

back to top