Menu
Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Australia 1972 cacat hukum

Pengakuan Baru: Perjanjian RI-Austr…

Kupang-KoPi| Penulis Bu...

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tidur untuk pertanian

AKMIL Magelang manfaatkan lahan tid…

Akademi Militer - Gubernu...

Gus Ipul berharap semua terbiasa baca shalawat

Gus Ipul berharap semua terbiasa ba…

  Surabaya-KoPi| Wa...

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Perayaan Natal Keluarga Besar UAJY

Sleman-KoPi| Universita...

Teliti isu multikultur dalam film Indonesia

Teliti isu multikultur dalam film I…

Bantul-KoPi| Sejarah pe...

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Sektor UMKM

Karwo Dorong Penerapan K3 Hingga Se…

Surabaya-KoPi| Gubernur...

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan kedaulatan Laut Timor

Susi Pudjiastuti diminta tegakkan k…

Kupang-KoPi|Pembela nel...

Kapolda DIY segera lakukan operasi pasar kontrol harga beras

Kapolda DIY segera lakukan operasi …

Sleman-KoPi|Kepala Pold...

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY digeser

Beberapa pejabat tinggi Polda DIY d…

Sleman-KoPi|Polda DIY m...

Pengedar Sabu di Sleman berhasil ditangkap jajaran Polres Sleman

Pengedar Sabu di Sleman berhasil di…

Sleman-KoPi| Satuan res...

Prev Next

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

kuda

Jogja-KoPi|Kepolisian Resort Yogyakarta akan menerjunkan dua polisi berkuda untuk berpatroli di kawasan ikon wisata Yogyakarta, Malioboro dan Keraton pada malam pergantian tahun 2017 ke 2018.

Dua kuda berbadan tegap dan besar itu bernama G (Ji) dan Sandoka akan bertugas mengamankan wilayah Malioboro dan Keraton Yogyakarta bersama pasukan anjing pelacak (K 9) pada penghujung bulan Desember.

Kordinator polisi berkuda, Adi Purnomo mengatakan dua kuda ini didatangkan langsung dari Belanda. Kedua kuda akan memperkuat pasukan patroli keamanan di daerah wisata Yogyakarta, tak sekedar di satu tempat wisata

"Kami memilih kuda ini dengan tujuan melestarikan budaya sekaligus menarik minat wisatawan. Yogyakarta inikan masih banyak yang pakai kuda untuk transportasi seperti delman," jelas Adi saat ditemui di Kompleks Kantor Gubernur Yogyakarta, ditulis Jumat (15/12)

Sementara profil kuda ini berbeda dari kuda pada umumnya. Secara fisik ukurannya sangat besar dan tingginya sekitar dua meter. Tak hanya itu Fisik kedua kuda juga tampak lebih gagah dibandingkan kuda yang dipakai untuk menarik delman.

Selain itu fungsi tingginya ini memudahkan polisi melihat-lihat keadaan dari kejauhan. Kuda ini diketahui berjenis Warmblood.

Adi menjelaskan kuda-kuda ini baru saja tiba dari Belanda akhir minggu lalu. Mereka (kedua kuda) dikirim atas perintah Mabes Polri yang diperuntukkan diwilayah Polda DIY.


"Di Indonesia, Yogyakarta adalah wilayah ke empat yang memiliki pasukan kuda setelah Polda Jateng, Bali dan NTB. Semoga kedepan wilayah lain juga akan memiliki pasukan berkuda,"jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala unit (Kanit) satwa Polda DIY ini

Lokasi kandang kuda ini ada disekitaran embung Tambakbayo, Depok Sleman.Nantinya kuda akan mengelilingi patroli di kawasana Malioboro dimulai dari Depan Hotel Inna Garuda sampai Benteng vrede Berg di Titik Nol Km. | Syidiq Syaiful Ardli

back to top