Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

kuda

Jogja-KoPi|Kepolisian Resort Yogyakarta akan menerjunkan dua polisi berkuda untuk berpatroli di kawasan ikon wisata Yogyakarta, Malioboro dan Keraton pada malam pergantian tahun 2017 ke 2018.

Dua kuda berbadan tegap dan besar itu bernama G (Ji) dan Sandoka akan bertugas mengamankan wilayah Malioboro dan Keraton Yogyakarta bersama pasukan anjing pelacak (K 9) pada penghujung bulan Desember.

Kordinator polisi berkuda, Adi Purnomo mengatakan dua kuda ini didatangkan langsung dari Belanda. Kedua kuda akan memperkuat pasukan patroli keamanan di daerah wisata Yogyakarta, tak sekedar di satu tempat wisata

"Kami memilih kuda ini dengan tujuan melestarikan budaya sekaligus menarik minat wisatawan. Yogyakarta inikan masih banyak yang pakai kuda untuk transportasi seperti delman," jelas Adi saat ditemui di Kompleks Kantor Gubernur Yogyakarta, ditulis Jumat (15/12)

Sementara profil kuda ini berbeda dari kuda pada umumnya. Secara fisik ukurannya sangat besar dan tingginya sekitar dua meter. Tak hanya itu Fisik kedua kuda juga tampak lebih gagah dibandingkan kuda yang dipakai untuk menarik delman.

Selain itu fungsi tingginya ini memudahkan polisi melihat-lihat keadaan dari kejauhan. Kuda ini diketahui berjenis Warmblood.

Adi menjelaskan kuda-kuda ini baru saja tiba dari Belanda akhir minggu lalu. Mereka (kedua kuda) dikirim atas perintah Mabes Polri yang diperuntukkan diwilayah Polda DIY.


"Di Indonesia, Yogyakarta adalah wilayah ke empat yang memiliki pasukan kuda setelah Polda Jateng, Bali dan NTB. Semoga kedepan wilayah lain juga akan memiliki pasukan berkuda,"jelas pria yang juga menjabat sebagai Kepala unit (Kanit) satwa Polda DIY ini

Lokasi kandang kuda ini ada disekitaran embung Tambakbayo, Depok Sleman.Nantinya kuda akan mengelilingi patroli di kawasana Malioboro dimulai dari Depan Hotel Inna Garuda sampai Benteng vrede Berg di Titik Nol Km. | Syidiq Syaiful Ardli

back to top