Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Polisi menetapkan 6 tersangka pelaku klithih

Polisi menetapkan 6 tersangka pelaku klithih

Jogja-KoPi|Kapolresta DIY, Kombespol Tommy Wibisono secara resmi mengumumkan status 6 orang komplotan klitih menjadi tersangka dan 2 orang berstatus saksi, pada kasus klitih Sabtu malam, (11/3) yang menghilangkan nyawa seorang remaja di Jalan Kenari, Yogyakarta.

Sementara itu dilaporkan jumlah pelaku klithih bertambah satu orang setelah menyerahkan diri, hingga berjumlah 8 anak.

“Pada hari pertama berjumlah 7 orang, selanjutnya 1 orang menyerahkan diri . Enam diantaranya sudah kita tetapkan sesuai proses hukum dan ketentuan yang berlaku, 2 sementara menjadi saksi karena tidak ada di Tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Tommy saat diwawancari di Gedung DPRD DIY, Kamis (16/3).

Tommy menjelaskan setiap pelaku sudah diberikan pendampingan sesuai SOP dan didampingi oleh BAPES serta dinas perlindungan anak saat proses pemeriksaan berlangsung.
Tommy juga menambahkan setiap pelaku akan mendapat hukuman dan ketentuan sesuai dengan peran masing-masing saat waktu kejadian perkara. Nantinya berdasarkan setiap peran, pelaku akan mendapat pasal yang sesuai dan menerima ancaman pidana yang berbeda-beda.

“Setiap peran mendapat pasal yang berbeda-beda, eksekutor mendapat pasal 338, joki yang membawa senjata tajam akan menerima pasal sesuai Undang Undang darurat, dan yang disekitar TKP akan mendapat uu 170 tentang pengeroyokan,”Tegas Tommy.

Tommy kembali menghimbau kepada setiap orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya. Tommy menegaskan agar setiap orang tua membuat aturan yang tegas dalam mencegah kasus kriminal klitih lanjut. Seperti aturan memberikan anak kendaraan motor atau mobil, membelikan gadget atau smartphone, serta saat keluar malam perlu didampingi oleh orang tua jika perlu untuk keluar malam.

“Saat kita buka smartphone dari pelaku kita melihat chatingan digrupnya disitu tertulis seperti kumpul kapan?, memakai baju apa,membawa senjata tajam atau tidak. Kepada orang tua, sikapi hal ini dengan serius atau nantinya anak akan menjadi korban atau menjadi tersangka Klitih.” Himbaunya. | Syidiq Syaiful Ardli

back to top