Menu
Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 akan diperketat.

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 ak…

Sleman-KoPi|Ketua Koordin...

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang menerima lebih dari 40.000 pendaftar.

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang me…

Sleman-KoPi| Panitia Loka...

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak cukup hanya pada perlindungan hutan saja.

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak c…

Sleman-KoPi| Gelaran Ko...

Satu kali transaksi, kawanan pengedar pil mendapat keuntungan 15-20 juta.

Satu kali transaksi, kawanan penged…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, namun jangan lupa fasilitas dan lab perlu juga ditingkatkan.

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, n…

Sleman-KoPi| Rektor UGM, ...

Ini tanggapan rektor UGM pada wacana kedatangan dosen asing.

Ini tanggapan rektor UGM pada wacan…

Sleman-KoPi|Rektor Univer...

Cerita perjuangan wisudawan doktoral anak dari Satpam UGM.

Cerita perjuangan wisudawan doktora…

Sleman-KoPi| Tak ada yang...

Peringati Milad UMY ke 37, Rektor tingkatkan internasionalisasi dosen dan mahasiswanya.

Peringati Milad UMY ke 37, Rektor t…

Bantul-KoPi| Rektor Unive...

Tim mahasiswa UGM bawakan mobil besutannya ke kompetisi dunia Juli nanti.

Tim mahasiswa UGM bawakan mobil bes…

Sleman-KoPi| Tim mahasi...

Prev Next

Polda DIYmasih dalami kasus tewasnya mahasiswa asal Maluku

Polda DIYmasih dalami kasus tewasnya mahasiswa asal Maluku

Jogja-KoPi|Kapolda DIY Ahmad Dofiri, mengatakan polisi masih memeriksa tiga anggota polda yang diduga terlibat dalam keributan dan tindak kekerasan di Kedai Kopi Ibrik di Babarsari pada Jumat dini hari (9/6).

Ia menjelaskan kasus ini sudah ditangani pihaknya dari malam sejak kejadian keributan dan dalam tahap pemeriksaan. Ahmad Dofiri menjelaskan anggota polda yang bersangkutan akan ditindak tegas jika terbukti sebagai pelaku tindak kekerasan.

"Kalau memang ada anggota polisi yang terbukti, maka akan kita proses sesuai dengan tindak pidana yang berlaku,"katanya saat ditemui di Phoenix Hotel,Selasa(13/6).

Menurut Kapolda pada Jumat dini hari , korban MD bersama temannya datang ke Kedai Kopi Ibrik dalam keadaan mabuk.

Korban MD bersama rekannya tersinggung saat seorang pembeli bersama temannya berbincang-bingang dan tertawa. Kemudian terjadi keributan yang mengarah ke pengrusakan pada Kedai Kopi Ibrik.

"Nah teman-teman yang mabuk ini dikira ada yang mentertawakan mereka sehingga mereka marah, melempar botol dan merusak kedai kopi. Dan dari keributan ini ada yang kemudian kena pukul dan salah satunya meninggal,"lanjutnya.

Saat kericuhan terjadi, anggota polda datang untuk mengamankan situasi. Namun pada kasus yang menyebabkan nyawa MD melayang, muncul dua dugaan yaitu pertama pihak polisi yang melakukan tindak kekerasan untuk menghentikan MD, atau MD sudah terluka dan dalam keadaan kritis saat polisi datang,

Ahmad Dofiri sendiri belum berani menetapkan tersangka,namun pihaknya sudah menangkap anggota polisi berdasarkan laporan yang masuk untuk dilanjutkan ke pemeriksaan.

"Dari anggota kita sudah kita periksa, akan kita tindak tegas jika anggota polisi tersebut terbukti namun ini masih dalam tahap pemeriksaan ,kalo sudah terbukti dari saksi yang mengarah kesana maka selanjutnya akan kita tetapkan menjadi tersangka dan akan dikenai pidana yang sama pula,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top