Menu
Fatma Saifullah Yusuf Raih Penghargaan Certified Public Speaker Kehormatan

Fatma Saifullah Yusuf Raih Pengharg…

Surabaya-KoPi| Istri Waki...

Dari yang tersimpan

Dari yang tersimpan

Catatan Ugo Untoro atas P...

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut panik

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut pani…

Tuban-KoPi| Wakil Gubernu...

Muhammadiyah mendukung proses penegakkan hukum terhadap Setya Novanto

Muhammadiyah mendukung proses peneg…

Jogja-KoPi|Ketua umum PP ...

Peneliti : Mayoritas usaha persusuan dikelola secara tradisional

Peneliti : Mayoritas usaha persusua…

Jogja-KoPi| Peneliti Bida...

Gus Ipul : Industri pariwisata memerlukan infrastruktur yang memadai

Gus Ipul : Industri pariwisata meme…

Surabaya-KoPi| Pembanguna...

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 20…

Jogja-KoPi| Bayu Prihanto...

Australia kabulkan gugatan Petani Rumput Laut

Australia kabulkan gugatan Petani R…

Kupang-KoPi|Pengadilan Fe...

Sektor pekerja informal tantangan terbesar target BPJS Kesehatan di 2019

Sektor pekerja informal tantangan t…

Jogja-KoPi|Pakar Jaminan ...

Prev Next

Polda DIYmasih dalami kasus tewasnya mahasiswa asal Maluku

Polda DIYmasih dalami kasus tewasnya mahasiswa asal Maluku

Jogja-KoPi|Kapolda DIY Ahmad Dofiri, mengatakan polisi masih memeriksa tiga anggota polda yang diduga terlibat dalam keributan dan tindak kekerasan di Kedai Kopi Ibrik di Babarsari pada Jumat dini hari (9/6).

Ia menjelaskan kasus ini sudah ditangani pihaknya dari malam sejak kejadian keributan dan dalam tahap pemeriksaan. Ahmad Dofiri menjelaskan anggota polda yang bersangkutan akan ditindak tegas jika terbukti sebagai pelaku tindak kekerasan.

"Kalau memang ada anggota polisi yang terbukti, maka akan kita proses sesuai dengan tindak pidana yang berlaku,"katanya saat ditemui di Phoenix Hotel,Selasa(13/6).

Menurut Kapolda pada Jumat dini hari , korban MD bersama temannya datang ke Kedai Kopi Ibrik dalam keadaan mabuk.

Korban MD bersama rekannya tersinggung saat seorang pembeli bersama temannya berbincang-bingang dan tertawa. Kemudian terjadi keributan yang mengarah ke pengrusakan pada Kedai Kopi Ibrik.

"Nah teman-teman yang mabuk ini dikira ada yang mentertawakan mereka sehingga mereka marah, melempar botol dan merusak kedai kopi. Dan dari keributan ini ada yang kemudian kena pukul dan salah satunya meninggal,"lanjutnya.

Saat kericuhan terjadi, anggota polda datang untuk mengamankan situasi. Namun pada kasus yang menyebabkan nyawa MD melayang, muncul dua dugaan yaitu pertama pihak polisi yang melakukan tindak kekerasan untuk menghentikan MD, atau MD sudah terluka dan dalam keadaan kritis saat polisi datang,

Ahmad Dofiri sendiri belum berani menetapkan tersangka,namun pihaknya sudah menangkap anggota polisi berdasarkan laporan yang masuk untuk dilanjutkan ke pemeriksaan.

"Dari anggota kita sudah kita periksa, akan kita tindak tegas jika anggota polisi tersebut terbukti namun ini masih dalam tahap pemeriksaan ,kalo sudah terbukti dari saksi yang mengarah kesana maka selanjutnya akan kita tetapkan menjadi tersangka dan akan dikenai pidana yang sama pula,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top