Menu
Jogja International Street Performance 2017

Jogja International Street Performa…

Jogja-KoPi| Dinas Pariwis...

Kemenag restui pemutaran dan pembuatan film G30S/PKI

Kemenag restui pemutaran dan pembua…

Sleman-KoPi| Kementrian A...

Menag meralat makna radikalisme agama

Menag meralat makna radikalisme aga…

Sleman-KoPi|Menteri Agama...

Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S.E. Jabat Wakil Gubernur Akmil

Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi, S…

Akademi Militer (22/09/20...

Gus Ipul : Buka Pergusmad V di Lumajang

Gus Ipul : Buka Pergusmad V di Luma…

Lumajang-KoPi| Wakil Gube...

Gus Ipul Harapkan Persadin Lahirkan Seniman dan Atlet Handal Jatim

Gus Ipul Harapkan Persadin Lahirkan…

Malang-KoPi| Persadin (Pe...

Gus Ipul Apresiasi POC Promosikan Wisata Jatim

Gus Ipul Apresiasi POC Promosikan W…

Batu-Malang| Gus Ipul – s...

DPR dinilai kurang becus bahas isu nuklir

DPR dinilai kurang becus bahas isu …

Sleman-KoPi|Peneliti Inst...

Gus Ipul Ajak Siswa Jadi Generasi Unggul dengan Doa, Usaha, Ilmu dan Tawakal

Gus Ipul Ajak Siswa Jadi Generasi U…

Surabaya-KoPi| Wakil Gube...

Gubernur Jatim Ingatkan Tentang Integritas

Gubernur Jatim Ingatkan Tentang Int…

Surabaya-KoPi| Para pejab...

Prev Next

Polda DIYmasih dalami kasus tewasnya mahasiswa asal Maluku

Polda DIYmasih dalami kasus tewasnya mahasiswa asal Maluku

Jogja-KoPi|Kapolda DIY Ahmad Dofiri, mengatakan polisi masih memeriksa tiga anggota polda yang diduga terlibat dalam keributan dan tindak kekerasan di Kedai Kopi Ibrik di Babarsari pada Jumat dini hari (9/6).

Ia menjelaskan kasus ini sudah ditangani pihaknya dari malam sejak kejadian keributan dan dalam tahap pemeriksaan. Ahmad Dofiri menjelaskan anggota polda yang bersangkutan akan ditindak tegas jika terbukti sebagai pelaku tindak kekerasan.

"Kalau memang ada anggota polisi yang terbukti, maka akan kita proses sesuai dengan tindak pidana yang berlaku,"katanya saat ditemui di Phoenix Hotel,Selasa(13/6).

Menurut Kapolda pada Jumat dini hari , korban MD bersama temannya datang ke Kedai Kopi Ibrik dalam keadaan mabuk.

Korban MD bersama rekannya tersinggung saat seorang pembeli bersama temannya berbincang-bingang dan tertawa. Kemudian terjadi keributan yang mengarah ke pengrusakan pada Kedai Kopi Ibrik.

"Nah teman-teman yang mabuk ini dikira ada yang mentertawakan mereka sehingga mereka marah, melempar botol dan merusak kedai kopi. Dan dari keributan ini ada yang kemudian kena pukul dan salah satunya meninggal,"lanjutnya.

Saat kericuhan terjadi, anggota polda datang untuk mengamankan situasi. Namun pada kasus yang menyebabkan nyawa MD melayang, muncul dua dugaan yaitu pertama pihak polisi yang melakukan tindak kekerasan untuk menghentikan MD, atau MD sudah terluka dan dalam keadaan kritis saat polisi datang,

Ahmad Dofiri sendiri belum berani menetapkan tersangka,namun pihaknya sudah menangkap anggota polisi berdasarkan laporan yang masuk untuk dilanjutkan ke pemeriksaan.

"Dari anggota kita sudah kita periksa, akan kita tindak tegas jika anggota polisi tersebut terbukti namun ini masih dalam tahap pemeriksaan ,kalo sudah terbukti dari saksi yang mengarah kesana maka selanjutnya akan kita tetapkan menjadi tersangka dan akan dikenai pidana yang sama pula,"pungkasnya.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top