Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Polda DIY: Masyarakat tak perlu resah teror bom

Polda DIY: Masyarakat tak perlu resah teror bom

Jogjakarta- KoPi| Tragedi bom Sarinah di Jakarta membawa dampak kepada masyarakat Jogja. Adanya penemuan tas hitam di komplek Gereja Kota Baru menggegerkan masyarakat Jogja. Masyarakat yang ketakutan bergegas menghubungi kepolisian terdekat.

Kepala sub Informasi dan Hukum Kementrian Agama Jogja, Arif Gunadi menghimbau masyarakat tak perlu phobia dengan bom. Masyarakat tetap melakukan aktivitas seperti biasa. "Tidak perlu terpengaruh dengan aksi teror apapun, terkait aksi yang mengancam negara," jelas Arif saat ditemui di kantor Kemenag pada Senin, 18 Januari 2016.

Namun Arif mewanti-wanti masyarakat tetap waspada terhadap perubahan lingkungan sekitar. "Masyarakat harus tidak takut pada teror."

Demi keamanan Arif juga menghimbau masyarakat mendatangi tempat-tempat nongkrong seperti pusat perbelanjaan dan kafe.

Hal senada juga disampaikan Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti,masyarakat tak perlu resah dan tetap meningkatkan kewaspadaan. "Bila melihat seseorang yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal segera melapor kepada ketua RT, dan polisi terdekat. Serta tidak disebarluaskan kepada masyarakat," jelas Any melalui pesan teks.

Sementara terkait penanganan saat ini Polri meningkatkan pengamanan status siaga 1. Polri melakukan operasi cipta dengan razia. Serta meningkatkan patroli di tempat obyek vital keramaian.

"Melakukan razia seperti di Malioboro, Beringharjo, tempat rekreasi, pantai, transportasi bandara, stasiun,"pungkas Any. |Winda Efanur FS|

back to top