Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Polda DIY: Masyarakat tak perlu resah teror bom

Polda DIY: Masyarakat tak perlu resah teror bom

Jogjakarta- KoPi| Tragedi bom Sarinah di Jakarta membawa dampak kepada masyarakat Jogja. Adanya penemuan tas hitam di komplek Gereja Kota Baru menggegerkan masyarakat Jogja. Masyarakat yang ketakutan bergegas menghubungi kepolisian terdekat.

Kepala sub Informasi dan Hukum Kementrian Agama Jogja, Arif Gunadi menghimbau masyarakat tak perlu phobia dengan bom. Masyarakat tetap melakukan aktivitas seperti biasa. "Tidak perlu terpengaruh dengan aksi teror apapun, terkait aksi yang mengancam negara," jelas Arif saat ditemui di kantor Kemenag pada Senin, 18 Januari 2016.

Namun Arif mewanti-wanti masyarakat tetap waspada terhadap perubahan lingkungan sekitar. "Masyarakat harus tidak takut pada teror."

Demi keamanan Arif juga menghimbau masyarakat mendatangi tempat-tempat nongkrong seperti pusat perbelanjaan dan kafe.

Hal senada juga disampaikan Kabid Humas Polda DIY AKBP Anny Pudjiastuti,masyarakat tak perlu resah dan tetap meningkatkan kewaspadaan. "Bila melihat seseorang yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal segera melapor kepada ketua RT, dan polisi terdekat. Serta tidak disebarluaskan kepada masyarakat," jelas Any melalui pesan teks.

Sementara terkait penanganan saat ini Polri meningkatkan pengamanan status siaga 1. Polri melakukan operasi cipta dengan razia. Serta meningkatkan patroli di tempat obyek vital keramaian.

"Melakukan razia seperti di Malioboro, Beringharjo, tempat rekreasi, pantai, transportasi bandara, stasiun,"pungkas Any. |Winda Efanur FS|

back to top