Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Polda DIY menggelar operasi patuh progo 2017

Polda DIY menggelar operasi patuh progo 2017

Jogja-KoPi| Kepolisian Daerah DIY menggelar operasi patuh progo 2017 mulai tanggal 9-22 Mei 2017 diseluruh DIY.

 

Operasi patuh progo kali in bertujuan untuk memelihara keamanan dan kelancaran lalu lintas, meningkatkan kualitas dan menurunkan korban kecelakaan, serta membangun budaya lalu lintas.

Selain itu, menurut Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri, operasi patuh kali ini juga untuk mempersiapkan hari raya Idul Fitri sehingga masyarakat telah mempersiapkan kedisiplinan dan keselamatan dalam berlalu lintas.

"Operasi patuh dilakukan rutin setiap tahunnya, terutama untuk mempresipkan Idul Fitri, harapannya masyarakat waktu mudik sudah siap kedisiplinannya dan keselamatan dalam lalu lintas", jelasnya.

Operasi ini melibatkan semua anggota jajaran di Polda dan Polres yang berjumlah hampir 600 personil.

Namun, menurut Dofiri pada waktu tertentu operasi dapat melibatkan semua personil.

Operasi kali ini lebih menekankan pada penegakan hukum dan mengedepankan 3S (Sapa, Senyum, dan Salam).

"Sekarang mulai melakukan tindakan penegakan hukum, nanti kalau ada pelanggaran kita lakukan tindakan penegakan hukum. Tidak lagi edukasinya tapi lebih ke penegakan hukum", jelasnya.

Tindakan penegakan hukum diharapkan mampu membuat masyarakat disiplin, menekan angka kecelakaan dan fasilitas korban, berkurangnya kemacetan, serta tercapainya kondisi lalu lintas yang mantab.

Sedangkan sasaran operasi ini adalah semua pelanggar, terutama yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

"Sasarannya semua pelanggar terutama yang berpotensi menyebabkan kecelakaan seperti melanggar arus", pungkas Dofiri.

back to top