Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

PMKRI Cabang Mataram mengecam kekejian Myanmar atas Muslim Rohingya

PMKRI Cabang Mataram mengecam kekejian Myanmar atas Muslim Rohingya

Mataram-KoPi|PMKRI Cabang Mataram setelah mendalami kekejian yang terjadi pada etnis Rohingya- Myanmar, melihat bahwa persoalan ini adalah kejahatan kemanusiaan Luar biasa.

Kejahatan yang disebabkan oleh adanya pertarungan kelompok kekuasaan yang melibatkan Negara (Militer, polisi, Pemerintah Myanmar) dan Pengusaha. Kekerasan tersebut Mulai mencuat sejak tahun 2013 hingga sekarang yang menjadi perhatian Dunia.

Berdasarkan pemberitaan media cetak dan elektronik(online), PMKRI Cabang Mataram menilai bahwa kekejian kemanusiaan terhadap etnis Rohingya Di Myanmar berpotensi mengganggu ketertiban Dunia.

Apa lagi beberapa media ataupun Oknum menggiring persoalan tersebut sebagai Kekerasan terhadap Agama tertentu. Sementara Jika dipelajari secara mendalam, kekejian terhadap etnis Rohingya semata-mata merupakan upaya perebutan tanah dan sumber daya secara paksa, baik minyak ataupun gas bumi.

Dengan demikian sebagai Organisasi yang berpihak pada kaum tertindas, PMKRI Cabang Mataram mengambil sikap sebagai berikut :

1. Mengutuk kekejian terhadap etnis Rohingya Di Myanmar, ini adalah kejahatan Luar biasa Pemerintah Myanmar
2. Mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap dalam menghentikan kekejian tersebut, baik Mendorong PBB memberikan hukuman Kenegaraan terhadap Pemerintah Myanmar dan menghentikan pembantaian terhadap etnis Rohingya
3. Meminta Pemerintah Indonesia untuk mengontrol pemberitaan cetak dan elektronik (online) agar persoalan tersebut tidak digiring pada persoalan suku,ras, atau agama
4. Mendorong Pemerintah Indonesia untuk menjaga ketertiban dan menghentikan Jika ada Oknum yang menggiring kasus Rohingya sebagai pertentangan antar golongan atau agama
5. Menghimbau agar seluruh masyarakat tetap menjaga ketertiban dengan mencari berita dari media yang teruji dan terpercaya
6. PMKRI Cabang Mataram turut berbela sungkawa terhadap korban kekejian, etnis Rohingya di Myanmar.

Demikian pernyataan sikap ini Kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan salam
PMKRI Cabang Mataram
Ketua : Adrianus Umbu Zogara

back to top