Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

PLN jangan pelit, harus transparan dan akuntabel

PLN jangan pelit, harus transparan dan akuntabel

Yogyakarta-KoPi| “Berlangsungnya pemadaman listrik sedikit banyak merugikan masyarakat. Pasalnya konsumen melalui pembayaran tagihan listrik, secara langsung wajib mendapatkan pelayanan listrik secara terus-menerus. Bila terjadi pemadaman harus ada kompensasi dari pihak PLN. Kompensasi mungkin bisa berupa rentang waktu pemadaman dikalikan berapa rupiah”, kata ketua LKY (Lembaga Konsumen Yogyakarta), Widjianto, SH.

Widjianto menambahkan bila terjadi gangguan listrik seringkali PLN menggunakan perbaikan sebagai alibi. “Entah apapun alasan PLN. Pemadaman yang dilakukan sedikit banyak merugikan konsumen. Mereka biasanya luput tidak memberikan informasi tentang pemadaman tak terencana. Nah yang tidak terencana ini mereka masih sangat pelit, gangguannya dan alasannya kenapa”.

Pihak PLN Gedong Kuning, Herry Fitriadi mengatakan pihak PLN senantiasa memberikan informasi kepada masyarakat terkait pemadaman. Memang yang diinformasikan seringkali perbaikan yang sudah terjadwal karena untuk gangguan mendadak belum bisa dipastikan.

Mengenai hal ini Widjianto, berharap agar ke depannya pihak PLN lebih transparan dan akuntabel. Pasalnya badan hukum yang melayani masyarakat kondisi PLN baiknya juga diinfomasikan kepada masyarakat.

Menyambung harapan Widjianto, Bambang Eko mengatakan sebenarnya PLN mempunyai mimpi “PLN Jogja ANDAL 2015”. Dimana PLN Yogayakarta menjadi etalase pelayanan PLN di Jawa Tengah. Namun mimpi itu belum terwujud karena terhambat dugaan proyek ini diselewengkan oleh pihak tertentu.

“Tetapi itu ya, bisa jadi contoh memang banyak masalah dalam tubuh PLN. Oleh karena itu PLN perlu sumber daya manusia yang handal, dan menyediakan dana, agar terjadi kesinambungan. Lebih transparan dalam pengelolaan terkait dengan pemeliharaan dan sebagainya. Dari sini kita bisa lihat sebera jauh upaya PLN memenuhi hak konsumen itu.

Sekali lagi PLN mau nggak transparan dengan pengelolaan uang mereka, efisienkah penggunaanya, hinga ini jadi alasan kurangnya dana perbaikan, untuk tidak memenuhi kewajibannya. Mereka bilang itu karena kurang dana. Selama ini kita cuma tahu sepihak. Bahkan untuk tariff listrik konsumen tidak punya harga tawar. Mau naik apa nggak, kita cuma terima saja ”, kritik Widjianto.|Winda Efanur FS|

back to top