Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

PLN Bantul padamkan listrik di beberapa titik akibat hujan dan banjir

PLN Bantul padamkan listrik di beberapa titik akibat hujan dan banjir

Bantul-KoPi| PLN Bantul terpaksa memadamkan listrik di sejumlah wilayah Bantul akibat hujan dan banjir menggenangi beberapa wilayah karena efek siklon Cempaka.

Salah satu wilayah yang mati berada di Dusun Terong, Dlingo Kabupaten Bantul DIY. Listrik pun sudah padam sejak Selasa (28/11) siang dan hingga Rabu malam ini belum menyala.

Lewat Manajer PT PLN (Persero) Area Jogja Eric Rossi Priyo Nugroho memaparkan listrik terpaksa dipadamkan demi alasan keselamatan. Banjir yang melanda diwilayah tersebut mendekati ketinggian yang cukup tinggi, sesuai SOP PLN yaitu 1 meter ketinggian air. PLN Khawatir nantinya aliran listrik akan membahayakan warga jika listrik terus dialirkan

"Listrik di lokasi tersebut dipadamkan karena banjir dan genangan air yang tinggi. Takutnya membahayakan masyarakat sekitar jika tetap dioperasikan," ujar Eric via Telepon, Rabu (29/11).

Setidaknya terdapat 155 trafo yang dipadamkan sementara waktu. Setidaknya sekitar 11.027 pelanggan atau rumah terdampak karena pemadaman massal ini

Selain Dlingo, listrik pun turut dipadamkan di wilayah Jalan Parangtritis, Manding,Pundong, Kretek, Depok dan Ngagrek.

"Ada 82 trafo yang kami padamkan di wilayah itu. Sekitar 6.954 pelanggan terdampak sementara," imbuh Eric.

Eric mengungkapkan listrik kembali dinyalakan kembali setelah banjir surut. Berdasarkan laporan BPBD Bantul, banjir menggenangi rumah warga di 32 titik dengan ketinggian 1- 2 meter. Daerah yang sempat terendam banjir ada di Kecamatan Pleret, Imogiri serta Bambang Lipuro, Kretek dan Sanden. Sekitar 3000 warga terpaksa mengungsi ke balai desa dan rumah kerabat mereka.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top