Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

PLN Bantul padamkan listrik di beberapa titik akibat hujan dan banjir

PLN Bantul padamkan listrik di beberapa titik akibat hujan dan banjir

Bantul-KoPi| PLN Bantul terpaksa memadamkan listrik di sejumlah wilayah Bantul akibat hujan dan banjir menggenangi beberapa wilayah karena efek siklon Cempaka.

Salah satu wilayah yang mati berada di Dusun Terong, Dlingo Kabupaten Bantul DIY. Listrik pun sudah padam sejak Selasa (28/11) siang dan hingga Rabu malam ini belum menyala.

Lewat Manajer PT PLN (Persero) Area Jogja Eric Rossi Priyo Nugroho memaparkan listrik terpaksa dipadamkan demi alasan keselamatan. Banjir yang melanda diwilayah tersebut mendekati ketinggian yang cukup tinggi, sesuai SOP PLN yaitu 1 meter ketinggian air. PLN Khawatir nantinya aliran listrik akan membahayakan warga jika listrik terus dialirkan

"Listrik di lokasi tersebut dipadamkan karena banjir dan genangan air yang tinggi. Takutnya membahayakan masyarakat sekitar jika tetap dioperasikan," ujar Eric via Telepon, Rabu (29/11).

Setidaknya terdapat 155 trafo yang dipadamkan sementara waktu. Setidaknya sekitar 11.027 pelanggan atau rumah terdampak karena pemadaman massal ini

Selain Dlingo, listrik pun turut dipadamkan di wilayah Jalan Parangtritis, Manding,Pundong, Kretek, Depok dan Ngagrek.

"Ada 82 trafo yang kami padamkan di wilayah itu. Sekitar 6.954 pelanggan terdampak sementara," imbuh Eric.

Eric mengungkapkan listrik kembali dinyalakan kembali setelah banjir surut. Berdasarkan laporan BPBD Bantul, banjir menggenangi rumah warga di 32 titik dengan ketinggian 1- 2 meter. Daerah yang sempat terendam banjir ada di Kecamatan Pleret, Imogiri serta Bambang Lipuro, Kretek dan Sanden. Sekitar 3000 warga terpaksa mengungsi ke balai desa dan rumah kerabat mereka.| Syidiq Syaiful Ardli

back to top