Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

PKPU Calon Tunggal Selesai Senin Depan

Komisioner KPU RI, Arief Budiman Komisioner KPU RI, Arief Budiman

Jogajakarta-KoPi| Komisioner KPU RI, Arief Budiman menegaskan terkait pasangan calon tunggal pilkada serantak harus mempedomani peraturan komisi pemilihan umum (PKPU). Seperti pada kasus pilkada wilayah Sleman yang berpotensi memiliki calon tunggal.

Calon Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun dari pasangan Sri Purnomo belum memenuhi syarat. Lantaran dirinya masih terkendala soal Permohonan Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Kalau nanti ada calon tunggal. Maka PKPU calon tunggal ini yang dipedomani,” jelas Arief seusai diskusi di UMY pukul 14.00 WIB.

Untuk PKPU, Arief menargetkan akan selesai pada Senin depan. Saat ini masih dalam tahap penyempurnaan materi. PKPU calon tunggal ini memberikan kejelasan tentang metode kampanye calon kepala daerah, cara pemberian pada surat suara dan juknis surat suara.

Sementara wakil ketua Mahkamah Konstitusi, Dr. H. Anwar Usman membenarkan hingga saat ini ada tiga kabupaten yang berpotensi memiliki calon tunggal. Mengenai calon tunggal ini sudah diselesaikan dengan putusan MK, yang memperbolehkan calon tunggal maju ke pemilihan kepala daerah.

“Tidak ada lagi propinsi atau kabupaten-kota. Yang tertunda pelaksanaannya (pilkada). Artinya semua boleh ikut meskipun calonnya tunggal. Ada 3 kabupaten itu,” jelas Anwar.

Namun Anwar masih belum memberikan kejelasan masalah calon tunggal pilkada Sleman. Dirinya menegaskan kewenangan MK sebatas pada pencalonan kepada daerah.

“Oh jadi itu masalah implentasi. Saya tidak mungkin bisa jawab. Karena semua masalah. Bisa berpotensi berperkara di Mahkamah Konstitusi. Artinya masalah pencalonan. Tapi kalo berkaitan dengan masalah tadi bisa menjadi masalah di Bawaslu,” tutur Anwar. |Winda Efanur FS|

back to top