Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Pilih Presiden Yang Perhatikan Kaum Difabel

Seorang penyandang Difabel yang dibantu petugas PPS dan Linmas Seorang penyandang Difabel yang dibantu petugas PPS dan Linmas

Surabaya-KoPi. Animo masyarakat pada pilpres mencerminkan proses demokratisasi berjalan dengan lancar dan menuju kearah perbaikan, indikasi sederhananya adalah partisipasi masyarakat untuk menentukan pemimpinnya disambut antusias dan masyarakat hari ini (9/6) berbondong-bondong mendatangi TPS.

Hal ini juga berlaku bagi beberapa penyandang difabel, mereka menggunakan momentum ini dengan harapan bisa memililiki pemimpin yang memperhatikan nasib para penyandang difabel seperti dirinya. Mereka ingin penyandang difabel dit

Prana, salah satu contoh penyandang tuna netra  yang antusias ambil bagian pada pilpres ini dengan mendatangi TPS setempat. Dengan diantar anggota keluarganya, ia mantap menuju bilik suara. iapun mengungkapkan alasannya menggunakan hak pilihnya.

"Motivasi saya supaya negara ini maju dan presiden memperhatikan kaum difabel." katanya.

fasilitas pendukung diperlukan bagi penyandang difabel seperti dirinya, seperti surat suara yang memiliki huruf braille sehingga memudahkan untuk menentukan calon tanpa arahan dari pihak lain.

Namun, bagi pria yang aktif di Komunitas mata Hati ini, ketidaklengkapan fasilitas pendukung ini baginya tidak menjadi masalah, ia masih bisa melaksanakan pencoblosan dengan baik.

"Saya kira fasilitas untuk saat ini menurut saya pribadi sudah cukup baik"

 

 

 

back to top