Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Pihak UIN Sunan Kalijaga cabut laporannya di polisi terkait unjuk rasa

Pihak UIN Sunan Kalijaga cabut laporannya di polisi terkait unjuk rasa

Jogjakarta-KoPi| Setelah sehari bermalam di rektorat UIN Sunan Kalijaga massa Aksi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga (AMUK) dan Gerakan Nasional Pelajar (GNP) diundang pihak rektorat untuk melakukan negosiasi, Jumat,16 Oktober 2015 pukul 16.30 WIB

 

Agenda rapat membahas tuntutan revisi UKT dan pembebasan koordinator AMUK Hilful Fudhul yang mendapat panggilan dari Polres Sleman atas kerusakan inventaris Rektorat UIN Suka.

 

Beberapa perwakilan dari fakultas melakukan rapat dengan pihak rektorat. Sementara puluhan mahasiawa lainnya menunggu di luar gedung rektorat. Mahasiswa yang berada di luar gedung melakukan orasi bergilir dengan dua tuntutan tersebut.

 

Setelah sekitar satu jam berdiskusi akhirnya, koordinator aksi Multazam dan Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin menemui massa.

 

Multazam menjelaskan Rektor belum sepakat dengan tuntutan UKT yang diajukan mahasasiswa, karena belum ada kejelasan juknis dari pemerintah pusat. Pihak universitas mengklaim pihaknya hanya sebagai pelaksana dari peraturan pusat.

 

Sementara Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin menjelaskan pada tanggal 31 Agustus 2015 pihak universitas telah melayangkan surat resmi kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama yang berkantor di Jakarta. Surat tersebut berisi permohonan revisi UKT UIN Sunan Kalijaga.

 

Namun Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait persoalan UKT ini, "Lho tadi yang itu saja (saat penyampaian kepada para mahasiswa). Saya tidak bisa lebih dari itu.”

 

Sementara untuk kasus pemanggilan kordum Hilful Fudhul oleh Polres Sleman, Prof Machasin menegaskan tidak ada panggilan mahasiswa oleh Polres Sleman. “Nggak ada, nggak ada yang dipanggil,” tegas Prof Machasin.

 

Secara terpisah Multazam menjelaskan pihak universitas akan mencabut laporan ke Polres Sleman terhadap mahasiswa yang diduga merusak inventaris rektorat UIN Suka.

 

“Untuk masalah mahasiswa yang dilaporkan ke Polres, pimpinan UIN akan mencabut laporan tersebut karena akan diselesaikan secara kekeluargaan di internal UIN Suka,” jawab Multazam via teks.

back to top