Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pihak UIN Sunan Kalijaga cabut laporannya di polisi terkait unjuk rasa

Pihak UIN Sunan Kalijaga cabut laporannya di polisi terkait unjuk rasa

Jogjakarta-KoPi| Setelah sehari bermalam di rektorat UIN Sunan Kalijaga massa Aksi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga (AMUK) dan Gerakan Nasional Pelajar (GNP) diundang pihak rektorat untuk melakukan negosiasi, Jumat,16 Oktober 2015 pukul 16.30 WIB

 

Agenda rapat membahas tuntutan revisi UKT dan pembebasan koordinator AMUK Hilful Fudhul yang mendapat panggilan dari Polres Sleman atas kerusakan inventaris Rektorat UIN Suka.

 

Beberapa perwakilan dari fakultas melakukan rapat dengan pihak rektorat. Sementara puluhan mahasiawa lainnya menunggu di luar gedung rektorat. Mahasiswa yang berada di luar gedung melakukan orasi bergilir dengan dua tuntutan tersebut.

 

Setelah sekitar satu jam berdiskusi akhirnya, koordinator aksi Multazam dan Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin menemui massa.

 

Multazam menjelaskan Rektor belum sepakat dengan tuntutan UKT yang diajukan mahasasiswa, karena belum ada kejelasan juknis dari pemerintah pusat. Pihak universitas mengklaim pihaknya hanya sebagai pelaksana dari peraturan pusat.

 

Sementara Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin menjelaskan pada tanggal 31 Agustus 2015 pihak universitas telah melayangkan surat resmi kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama yang berkantor di Jakarta. Surat tersebut berisi permohonan revisi UKT UIN Sunan Kalijaga.

 

Namun Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait persoalan UKT ini, "Lho tadi yang itu saja (saat penyampaian kepada para mahasiswa). Saya tidak bisa lebih dari itu.”

 

Sementara untuk kasus pemanggilan kordum Hilful Fudhul oleh Polres Sleman, Prof Machasin menegaskan tidak ada panggilan mahasiswa oleh Polres Sleman. “Nggak ada, nggak ada yang dipanggil,” tegas Prof Machasin.

 

Secara terpisah Multazam menjelaskan pihak universitas akan mencabut laporan ke Polres Sleman terhadap mahasiswa yang diduga merusak inventaris rektorat UIN Suka.

 

“Untuk masalah mahasiswa yang dilaporkan ke Polres, pimpinan UIN akan mencabut laporan tersebut karena akan diselesaikan secara kekeluargaan di internal UIN Suka,” jawab Multazam via teks.

back to top