Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Pihak UIN Sunan Kalijaga cabut laporannya di polisi terkait unjuk rasa

Pihak UIN Sunan Kalijaga cabut laporannya di polisi terkait unjuk rasa

Jogjakarta-KoPi| Setelah sehari bermalam di rektorat UIN Sunan Kalijaga massa Aksi mahasiswa UIN Sunan Kalijaga (AMUK) dan Gerakan Nasional Pelajar (GNP) diundang pihak rektorat untuk melakukan negosiasi, Jumat,16 Oktober 2015 pukul 16.30 WIB

 

Agenda rapat membahas tuntutan revisi UKT dan pembebasan koordinator AMUK Hilful Fudhul yang mendapat panggilan dari Polres Sleman atas kerusakan inventaris Rektorat UIN Suka.

 

Beberapa perwakilan dari fakultas melakukan rapat dengan pihak rektorat. Sementara puluhan mahasiawa lainnya menunggu di luar gedung rektorat. Mahasiswa yang berada di luar gedung melakukan orasi bergilir dengan dua tuntutan tersebut.

 

Setelah sekitar satu jam berdiskusi akhirnya, koordinator aksi Multazam dan Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin menemui massa.

 

Multazam menjelaskan Rektor belum sepakat dengan tuntutan UKT yang diajukan mahasasiswa, karena belum ada kejelasan juknis dari pemerintah pusat. Pihak universitas mengklaim pihaknya hanya sebagai pelaksana dari peraturan pusat.

 

Sementara Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin menjelaskan pada tanggal 31 Agustus 2015 pihak universitas telah melayangkan surat resmi kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama yang berkantor di Jakarta. Surat tersebut berisi permohonan revisi UKT UIN Sunan Kalijaga.

 

Namun Plt. Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof Machasin enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait persoalan UKT ini, "Lho tadi yang itu saja (saat penyampaian kepada para mahasiswa). Saya tidak bisa lebih dari itu.”

 

Sementara untuk kasus pemanggilan kordum Hilful Fudhul oleh Polres Sleman, Prof Machasin menegaskan tidak ada panggilan mahasiswa oleh Polres Sleman. “Nggak ada, nggak ada yang dipanggil,” tegas Prof Machasin.

 

Secara terpisah Multazam menjelaskan pihak universitas akan mencabut laporan ke Polres Sleman terhadap mahasiswa yang diduga merusak inventaris rektorat UIN Suka.

 

“Untuk masalah mahasiswa yang dilaporkan ke Polres, pimpinan UIN akan mencabut laporan tersebut karena akan diselesaikan secara kekeluargaan di internal UIN Suka,” jawab Multazam via teks.

back to top