Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Pesawat Inggris targetkan ladang minyak ISIS

Pesawat Inggris targetkan ladang minyak ISIS

KoPi| Ladang minyak ISIS di Suriah menjadi target serangan pertama peswat tempur Inggris setelah keputusan dengan voting pada Rabu, 3 Desember 2015.

Empat jet RAF Tornado lepas landas dari RAF Akrotiri di Siprus, dilengkapi dengan kombinasi 500 lb bom Paveway dan Raptor SP, menurut koresponden BBC.

Sepasang jet kembali ke pangkalan pukul 3:00 waktu setempat dengan senjata yang telah kosong.

Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa pesawat itu bagian dari "operasi ofensif pertama di Suriah".

Enam target dikabarkan merupakan ladang minyak di bawah kontrol ISIS di timur negara itu.

Royal Air Force bergabung bersama AS, Perancis, dan angkatan udara sekutu, yang sudah berada di negara ini.

Pesawat British juga telah melakukan serangan terhadap militan yang sama di negara tetangga Irak, di mana mereka juga beroperasi. Perbatasan antara kedua negara saat ini tidak terkendali.

Menteri Luar Negeri Philip Hammond mengatakan pada Rabu sore, Inggris telah melakukan misi pengintaian di atas udara Suriah. Pesawat British juga mengangkut persenjataan dari Suriah ke Irak.

"Ini akan menjadi latihan yang relatif sederhana untuk memperpanjang izin dan memungkinkan mereka untuk menembakkan senjata-senjata dari atas Suriah, di mana mereka telah mengidentifikasi target yang sah," tambahnya.

back to top