Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Pesawat AS serang 4 provinsi di Suriah

Pesawat AS serang  4 provinsi di Suriah
Suriah-KoPi- Pesawat-pesawat tempur koalisi yang dipimpin AS telah membom posisi kelompok ISIS di empat provinsi sebelah utara dan timur Suriah. Serangan itu menghancurkan pabrik gas terbesar di negara itu, seorang aktivis mengatakan. 

Amerika Serikat dan sekutu Arabnya memulai serangan udara terhadap kelompok ekstremis sejak pekan lalu. Serangan itu ditargetkan untuk mengancurkan fasilitas militer, kamp pelatihan, senjata berat dan instalasi minyak milik ISIS. 

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan pasukan koalisi berhasil menghancurkan dan merusak beberapa fasilitas milik ISIS di provinsi Aleppo, Raqqa, Hassakeh dan Deir el-Zour. 

Dikatakan serangan tersebut telah memakan korban jiwa, akan tetapi jumlah korban tewas maupun luka-luka belum diketahui sampai saat ini. 

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

 

 

 

back to top