Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pesan Sri Mangkunegara IV untuk Jokowi-Jk

Pesan Sri Mangkunegara IV untuk Jokowi-Jk

Yogyakarta-KoPi. “Pemimpin adalah ujung tombak eksistensi suatu organisasi atau birokrasi. Role model kepemimpinan terbaik pernah dicontohkan oleh Sri Mangkunegara IV dalam memimpin Pura Mangkunegaran sejak 1853-1881”.

Begitulah ulasan dari Abisca Lintang Utari dan Jeschika Ayu R. siswa SMA 5 Semarang saat ditemui oleh KoPi dalam OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) 2014. Berbeda dari tim lainnya yang mengunggulkan produk aplikatif, siswa 18 tahun ini mencoba membedah serat Laksitaraja. Suatu serat berbahasa Jawa Kuno gubahan Sri Mangjunegara IV.

Keduanya mengaku saat ini Indonesia sedang menghadapi krisis moral para pemimpinnya. Sudah saatnya para pemimpin bercermin meneladani kesuksesan pemimpin terdahulu.

“Sri Mangkunegaran IV merupakan pujangga dan birokrat sukses. Melalui serat ini beliau mengajarkan kepemimpinannya. Nah serat Laksitaraja ini sangat relevan dengan kepemimpinan baru sekarang Jokowi-JK ”, tutur Abhisca Lintang.

Serat Laksitara sendiri dibuat oleh Sri Mangkunegara IV pada tahun 1867. Berasal dari kata ‘laksita ‘ yang berarti lelaku dan ‘raja’ yang berarti pemimpin. Di dalamnya sarat akan nilai moral kepemimpinan untuk pedoman para pemimpin dan generasi muda. Serat ini memuat 13 konsep kepemimpinan terangkai dalam 36 bait.

Contoh Serat Laksitaraja Bait ke-5

Naskah  Terjemahan Makna 
1. Ananggung marang wadya gung, Menanggung semua rakyat,

Pemimpin harus mengutamakan
rakyatnya di atas kepentingan
pribadi/kelompok.
Pemimpin tidak boleh
membiarkan rakyatnya melakukan hal yang
dapat memperlakukan pribadi dan Negara.
Selain itu, pemimpin
harus mampu menjaga nama baik negaranya,
serta mampu menampung dan melindungi aspirasi
rakyatnya.

2. Saprajanira pribadi, Di seluruh Negara,
3. Nglarangi wong karya wirang Melarang orang berbuat memalukan,
4. Anjagi kang bilaheni, Menjaga dari mara bahaya,
5. Mrina mring panganiaya Bersikap bijak menerima pengaiayaan
6.  Ngayomi harjaning kapti. Mengayomi aspirasi masyarakat.

 

>

back to top