Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Pesan Sri Mangkunegara IV untuk Jokowi-Jk

Pesan Sri Mangkunegara IV untuk Jokowi-Jk

Yogyakarta-KoPi. “Pemimpin adalah ujung tombak eksistensi suatu organisasi atau birokrasi. Role model kepemimpinan terbaik pernah dicontohkan oleh Sri Mangkunegara IV dalam memimpin Pura Mangkunegaran sejak 1853-1881”.

Begitulah ulasan dari Abisca Lintang Utari dan Jeschika Ayu R. siswa SMA 5 Semarang saat ditemui oleh KoPi dalam OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia) 2014. Berbeda dari tim lainnya yang mengunggulkan produk aplikatif, siswa 18 tahun ini mencoba membedah serat Laksitaraja. Suatu serat berbahasa Jawa Kuno gubahan Sri Mangjunegara IV.

Keduanya mengaku saat ini Indonesia sedang menghadapi krisis moral para pemimpinnya. Sudah saatnya para pemimpin bercermin meneladani kesuksesan pemimpin terdahulu.

“Sri Mangkunegaran IV merupakan pujangga dan birokrat sukses. Melalui serat ini beliau mengajarkan kepemimpinannya. Nah serat Laksitaraja ini sangat relevan dengan kepemimpinan baru sekarang Jokowi-JK ”, tutur Abhisca Lintang.

Serat Laksitara sendiri dibuat oleh Sri Mangkunegara IV pada tahun 1867. Berasal dari kata ‘laksita ‘ yang berarti lelaku dan ‘raja’ yang berarti pemimpin. Di dalamnya sarat akan nilai moral kepemimpinan untuk pedoman para pemimpin dan generasi muda. Serat ini memuat 13 konsep kepemimpinan terangkai dalam 36 bait.

Contoh Serat Laksitaraja Bait ke-5

Naskah  Terjemahan Makna 
1. Ananggung marang wadya gung, Menanggung semua rakyat,

Pemimpin harus mengutamakan
rakyatnya di atas kepentingan
pribadi/kelompok.
Pemimpin tidak boleh
membiarkan rakyatnya melakukan hal yang
dapat memperlakukan pribadi dan Negara.
Selain itu, pemimpin
harus mampu menjaga nama baik negaranya,
serta mampu menampung dan melindungi aspirasi
rakyatnya.

2. Saprajanira pribadi, Di seluruh Negara,
3. Nglarangi wong karya wirang Melarang orang berbuat memalukan,
4. Anjagi kang bilaheni, Menjaga dari mara bahaya,
5. Mrina mring panganiaya Bersikap bijak menerima pengaiayaan
6.  Ngayomi harjaning kapti. Mengayomi aspirasi masyarakat.

 

>

back to top