Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Perusahaan Swiss bangun monorail di Palembang

Perusahaan Swiss bangun monorail di Palembang

Indonesia-KoPi, Perusahaan Swiss akan membangun sebuah jalur kereta api di wilayah ibukota provinsi Sumatra Selatan, Palembang. Pembangunan jalur ini bertujuan untuk menghubungkan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dan wilayah Jakabaring.

Ahli administrasi transportasi Sumatra Selatan, HM Johnson, menyatakan kepada agensi berita Antara pada hari Sabtu lalu bahwa pihak perusahaan Swiss telah bertemu dengan Gubernur Sumatra Selatan, Alex Noerdin, untuk membahas perkembangan rencananya. Dari pembahasan ini dinyatakan bahwa Palembang telah siap untuk membangun jalur kereta tersebut.


“Pihak perusahaan juga menyatakan bahwa mereka bersedia untuk mengikuti tender proyek ini,” papar Johnson.


Johnson menambahkan bahwa pemerintah Sumatra Selatan berharap agar pembangunan jalur kereta ini dapat segera dilaksanakan. Kemungkinan, dalam waktu dekat, MOU untuk proyek pembangunan jalur kereta sepanjang 25 kilometer ini akan segera ditulis.


(Ana Puspita)
Sumber: Asianewsnet.net


back to top