Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Persiapan pilkada serentak, fokus anggaran kampanye

Jalannya rapat koordinasi KPU wilayah se-DIY dengan Komisi A DPRD DIY pukul 14.00 Wib Jalannya rapat koordinasi KPU wilayah se-DIY dengan Komisi A DPRD DIY pukul 14.00 Wib

Jogjakarta-KoPi| Sejumlah daerah DIY tengah sibuk mempersiapkan pesta rakyat pemilihan kepada daerah serentak pada 9 Desember nanti. Menindaklanjuti kesiapan masing-masing daerah, Komisi A DPRD DIY melakukan rapat koordinasi dengan KPU wilayah DIY.

Laporan rapat koordinasi menyebutkan persiapan Pilkada wilayah Bantul masih dalam tahap proses. “ Kami telah melakukan rekapitulasi dari jumlah petugas pemuktahiran data pemilihnya sama dengan jumlah TPS sebanyak 1.768 petugas. Proses pemuktahiran data sudah sampai 80%, “ papar perwakilan KPU Bantul saat rapat koordinasi di ruang Komisi A DPRD DIY pukul 14.30 Wib .

Perkembangan terakhir proses pencalonan dengan dua pasangan calon, dari Sri Surya Widati-Misbakhul Munir dan Suharsono -Abdul Halim Muslih. Pada tanggal 29 Agustus lalu para calon bupati dan wakil bupati menjalani pemeriksaan kesehatan.

Sementara untuk kabupaten Gunung Kidul persiapan masih mengalami kendala. Kendala terjadi dari kurangnya kelengakapan administrasi para calon. “ Masih melengkapi persyaratan sepeti profil calon,” tutur KPU Gunung Kidul.

Para calon kepada daerah Gunungkidul Benyamin Sudarmadi-Mustangid dari independen, Djangkung Sudjarwadi-Endah Subekti Kuntaringingsih dari PDI Perjuangan, Badingah-Immawan Wahyudi yang diusung PAN, Golkar, Nasdem dan Hanura, serta Subardi-Wahyu Purwanto Gerindra, PKS, Demokrat dan PKB.

Seluruh anggaran pelaksanaan pilkada serentak DIY ditanggung oleh Pemda. Pihak KPU kota telah mengajukan anggaran 14,8 miliar untuk pelaksanaan pemilihan wali kota.

“Penyusunan anggaran yang diusulkan 14,8 miliar. Ini pembahasan sudah masuk di walikota,” papar Wawan perwakilan KPU kota.

Sementara mengenai anggaran, Kabupaten Kulonprogo mengajukan dana sekitar 14 miliar. “ Proposal sudah dibahas di Pemkab. Aan di bahas di DPRD Kulonprogo, permohonan menerbitkan anggaran untuk biaya kampanye terbuka dan fasilitasi panggung,” tutur perwakilan KPU Kulonprogo. |Winda Efanur FS|

back to top