Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Persembahan dari Dunia untuk Yogyakarta

Persembahan dari Dunia untuk Yogyakarta

Sleman-KoPi| Multikulturalisme memang pembahasan yang tidak pernah ada habisnya. Apalagi keberagaman tersebut tidak hanya berbicara seputar kebudayaan Indonesia, namun juga kebudayaan dari beragam negara. Praktik tersebut mampu menyatukan beragam lapisan, mulai dari usia muda hingga tua.

Pagelaran seni budaya “Cultural Performances” mempertemukan beragam mahasiswa asing yang sedang belajar di beberapa universitas di Yogyakarta. Harapannya, acara pada Sabtu (25/3) mampu memunculkan potensi para mahasiswa asing yang selama ini belum terlihat. Mereka menampilkan beragam kreasi asal negaranya ataupun seni Indonesia di Foodcourt Café Kampayo XT Square.

“Tujuannya untuk memunculkan suatu potensi yang belum pernah disentuh, karena perpaduan budaya di sini terlihat sekali. Mereka (mahasiswa asing) tidak hanya bermain (kesenian) dari negaranya, namun juga banyak yang memainkan kesenian Indonesia,” jelas Indro Kimpling Suseno, penggagas sekaligus koordinator acara “Cultural Performances”.

Pentas seni ini merupakan helatan pertama yang mampu menampilkan ragam budaya kumpulan mahasiswa asing di Yogyakarta. Para penampil berasal dari 16 negara, seperti

Malaysia, Jepang, Nepal, Prancis, dan Laos. Selain itu, mereka kini sedang menempuh pendidikan di enam universitas di Yogyakarta. Beberapa diantaranya adalah Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Institus Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

Panitia mengusung tema “Satu Dunia dari Yogya”, pagelaran seni budaya mahasiswa dan mahasiswi internasional lintas perguruan tinggi Yogya. Dalam acara tersebut juga menekankan unsur gotong royong internasional.

Respons positif mengalir dari beragam pihak, baik pejabat perguruan tinggi, peserta pagelaran seni maupun para penonton. Kegiatan tersebut digadang-gadang mampu membawa perdamaian dunia.

“Saya sangat menghargai upaya yang diselenggarakan. Ini merupakan upaya untuk perdamaian dunia,” apresiasi Sigit Widiarto, Wakil Rektor III Bagian Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Marina Takahashi, peserta sekaligus mahasiswa internasional UAJY dari Jepang pun turut mengapresiasi acara ini.

“Acara ini bagus dan menyenangkan. Saya belajar budaya Indonesia, setelah menampilkan Tari Nawung Sekar,” ungkap Marina dalam Bahasa Indonesia.

Salah seorang penonton juga menunjukkan antusiasmenya. Unity in diversity tersirat dalam pagelaran seni Cultural Performances. “Acara ini mampu menunjukkan unity in diversity. Kita semua sebenarnya sama saja kalau kita bisa belajar budaya satu sama lain,” kata Debi Elvi Yunita dari UAD.

back to top