Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Perpustakaan E-Pub sediakan 400-an buku untuk Tunanetra

Perpustakaan E-Pub sediakan 400-an buku untuk Tunanetra

Jogja-KoPi|Perpustakaan E-Pub menyediakan 400-an buku  dalam bentuk elektronik versi E-Pub dengan struktur yang disesuaikan dengan struktur buku asli sehingga mudah digunakan oleh tunanetra.

Koordinator Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Buku Elektronik (E-Pub) untuk Tunanetra, Tri Bagio, mengatakan terdapat 400-an buku di perpustakaan E-Pub yang berasal dari berbagai penerbit.

“Terdapat 400 buku yang berasal dari berbagai penerbit dan akan terus bertambah untuk kedepannya. Setiap ada buku referensi kami konversikan ke E-Pub karena kami mendapat pengecualian dan perlindungan dari Undang-undang. Kami difabelitas diberikan kemudahan ”, jelasnya saat diwawancarai setelah pembukaan acara Sosialisasi dan Pelatihan Penggunaan Buku Elektronik (E-Pub) untuk Tunanetra di Yogyakarta, Sabtu (28/7).

Terdapat berbagai macam buku di perpustakaan E-Pub, diantaranya novel, buku pendidikan, buku rohani, bacaan umum, referensi-referensi kuliah, buku psikologi, serta buku motivasi yang dibuat dalam bentuk elektronik versi E-Pub dengan struktur buku menyesuaikan buku aslinya, sehingga mudah digunakan oleh tunanetra.

Sementara itu, penyandang tunanetra dapat mengakses buku-buku di perpustakaan E-Pub dengan mendaftarkan diri terlebih dahulu menjadi anggota perpustakaan E-Pub. Pendaftaran dapat dilakukan secara online setelah mendapatkan surat rekomendasi dari DPP atau DPC Pertuni serta dari dokter.

“Surat rekomendasi digunakan untuk membuktikan bahwa pengguna adalah tunanetra dan  menjaga kepercayaan dari  penerbit, karena buku yang ada di E-Pub tidak boleh dibagikan kepada orang lain”, kata Bagio.

Bagio juga menjelaskan bahwa penyandang tunanetra hanya dapat mendowload maksimal tiga buku dalam sehari. Sedangkan untuk buku yang langsung dibaca, E-Pub tidak memberikan batasan.

“Penyandang tunanetra bebas membaca buku di perpustakaan E-Pub asal ada sambungan internet. Kalau untuk download maksimal tiga buku dalam sehari”, ujarnya.

Buku-Buku yang ada di E-Pub dapat dibaca penyandang tunanetra baik menggunakna laptop maupun smartphone dan iphone. Namun, jika menggunakan laptop pengguna harus memasang aplikasi tertentu. Sedangkan jika menggunakan smartphone atau iphone pengguna dapat memanfaatkan aplikasi talk back.

“Kalau dilaptop harus diinstal aplikasi tertentu. Kalau di smartphone atau iphone bisa menggunakan aplikasi talk back, nanti akan dibacakan buku yang mau dibaca di perpustakaan E-Pub”, jelasnya.

Selanjutnya, Bagio berharap buku-buku yang ada di Perpustakaan E-Pub mampu mempermudah penyandang tunanetra untuk memperoleh bahan bacaan dan referensi yang dibutuhkan.

"Buku-buku diperpustakaan E-Pub diharapkan dapat memudahkan mereka untuk membaca. Tidak hanya nilai lampau tapi kekinian dan dapat mempercepat pengetahuan mereka", pungkasnya

back to top