Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Perlu tindakan tegas untuk hentikan virus Ebola

Perlu tindakan tegas untuk hentikan virus Ebola

Afrika Barat-KoPi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  mengatakan "Perlu adanya tindakan tegas " untuk menghentikan wabah virus Ebola yang mematikan di Afrika Barat. WHO telah mengirimkan tim ahli untuk membantu penduduk setempat menangani wabah tersebut dan berencana bertemu pekan depan. Dalam pertemuan, mereka membahas bagaimana cara untuk menekan angka korban Ebola.

Para relawan di lapangan mengatakan wabah telah mencapai proporsi yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Wabah berada di luar kendali," kata Dr. Bart Janssens, direktur operasional penanganan wabah Ebola.

Ada sedikitnya 600 kasus dan 390 kematian di Guinea, Sierra Leone, dan Liberia, menurut pernyataan WHO yang dirilis pada hari Kamis. Data tersebut dihitung sejak wabah dimulai pada bulan Maret.

Ebola adalah sebuah penyakit cukup mematikan melihat banyaknya korban. Gejala awalnya seperti flu: sakit kepala, demam, kelelahan. Kemudian diare dan muntah-muntah, sementara itu virus menutup kemampuan darah untuk beredar dan selanjutnya terjadi penggumpalan darah.

Akibatnya, pasien sering mengalami pendarahan internal dan eksternal. Banyak yang meninggal dalam kurun waktu 10 hari.

Kabar baiknya Ebola tidak cepat menyebar. Seorang pasien yang terinfeksi tidak dapat menyebarkan virus ke orang lain sampai mereka benar-benar menunjukkan gejala.

(Irfan Ridlowi)

Sumber: CNN

back to top