Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Perlu tindakan tegas untuk hentikan virus Ebola

Perlu tindakan tegas untuk hentikan virus Ebola

Afrika Barat-KoPi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  mengatakan "Perlu adanya tindakan tegas " untuk menghentikan wabah virus Ebola yang mematikan di Afrika Barat. WHO telah mengirimkan tim ahli untuk membantu penduduk setempat menangani wabah tersebut dan berencana bertemu pekan depan. Dalam pertemuan, mereka membahas bagaimana cara untuk menekan angka korban Ebola.

Para relawan di lapangan mengatakan wabah telah mencapai proporsi yang belum pernah terjadi sebelumnya. "Wabah berada di luar kendali," kata Dr. Bart Janssens, direktur operasional penanganan wabah Ebola.

Ada sedikitnya 600 kasus dan 390 kematian di Guinea, Sierra Leone, dan Liberia, menurut pernyataan WHO yang dirilis pada hari Kamis. Data tersebut dihitung sejak wabah dimulai pada bulan Maret.

Ebola adalah sebuah penyakit cukup mematikan melihat banyaknya korban. Gejala awalnya seperti flu: sakit kepala, demam, kelelahan. Kemudian diare dan muntah-muntah, sementara itu virus menutup kemampuan darah untuk beredar dan selanjutnya terjadi penggumpalan darah.

Akibatnya, pasien sering mengalami pendarahan internal dan eksternal. Banyak yang meninggal dalam kurun waktu 10 hari.

Kabar baiknya Ebola tidak cepat menyebar. Seorang pasien yang terinfeksi tidak dapat menyebarkan virus ke orang lain sampai mereka benar-benar menunjukkan gejala.

(Irfan Ridlowi)

Sumber: CNN

back to top