Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Perkawinan Nokia dengan Alcatel-Lucent, strategi hadapi pasar digital

Perkawinan Nokia dengan Alcatel-Lucent, strategi hadapi pasar digital

KoPi|Nokia sedang dalam proses membeli pembuat peralatan komunikasi Alcatel-Lucent. Proses persetujuan keduanya mendapat dukungan dari Pemerintah Prancis.

Perusahaan Finlandia dan Prancis berkata mereka sedang dalam tehap diskusi lebih jauh tentang kemungkinan bersatunya dua perusahaan tersebut. Kedua, seperti yang pernah terjadi sebelum-sebelumnya, diksusi bisa gagal.

Kedua perusahaan tersebut cocok dalam hal syarat-syarat produk dan letak geografisnya, kekuatan keduanya guna menandingi perusahaan Swedia, Ericsson dan produk murah China, Huawei.

Alcatel-Lucent mempunyai sekitar 6,000 karyawan di Prancis daari keseluruhan total 52,000 karyawan yang tersebar di seluruh dunia. Sedangkan Nokia mempunyai hampir 62,000 karyawan.

Nokia membeli Alcatel-Lucent akan membuat dinamika perusahaan telekomunikasi menjadi lebih kompetitif. Selama ini terdapat perang harga murah antara Huawei dan ZTE Corp.

Bagi Nokia, persetujuan akan menumbuhkan perusahaan tersebut. Langkah jitu untuk mengejar ketertinggalannya dari perusahaan Apple dan Samsung.
|Reuters.com|Roihatul Firdaus|

back to top