Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Peringati Hari Kanker dengan aksi Berani Gundul

Peringati Hari Kanker dengan aksi Berani Gundul

Jogja-KoPi│Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) cabang Yogyakarta ajak masyarakat peduli kanker dengan tantangan berani gundul pada peringatan hari kanker sedunia, yang akan dilaksankan tanggal 26 Februari 2017, bertempat di Atrium Jogja City Mall Yogyakarta.

Berani gundul merupakan salah satu acara untuk memperingati hari Kanker sedunia yang jatuh pada tanggal 19 Februari 2016.  Tantangan berani gundul dipilih karena tidak semua masyarakat berani gundul dan terdapat anggapan negatif ketika seseorang gundul.

Menurut Eka Wibowo, Ketua YKAKI Jogja, dalam kegiatan Jumpa Pers Aksi Berani Gundul di Hotel Horisen Ultima Riss Yogyakarta pada hari Jumat (17/2), bahwa tidak semua orang berani gundul, sedangkan anak-anak penderita kanker identik dengan gundul akibat pengobatan mereka.

“Tidak semua orang berani gundul, banyak pertimbangan untuk mencukur rambut hingga gundul, baik anggapan masyarakat, ejekan dan lain sebagainya. Tapi anak-anak penderita kanker harus menjadi gundul akibat dari pengobatan yang mereka jalani”, tambahnya.

Anak-anak penderita tidak memiliki pilihan selain menjadi gundul akibat dari pengobatan yang mereka jalani. Namun, terkadang kondisi gundul mengakibatkan mereka tertekan karena bulying, malu, dan tidak percaya diri.
“Keadaan gundul kadang membuat anak-anak penderita kanker diejek oleh temannya, sehingga mereka malu dan tertekan”, kata Eka Wibowo.
    
Dengan adanya aksi berani gundul ini, diharapkan masyarakat semakin peduli dan simpati kepada penderita kanker. Tidak menjauhi penderita kanker dan menganggapnya sebagai penyakit menular.
Penyebab Kanker
    
Kanker merupakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab pertama kematian. Ia menjadi momok bagi setiap manusia. Penderitanya bisa dari balita hingga lansia. Penyebabnya bermacam-macam, dari gen yang bersifat bawaan hingga polusi dan pemanasan global yang terjadi sekarang ini.
    
YKAKI yang bekerjesama dengan Rumah sakit Sardjito mencatat bahwa penderita kanker dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada tahun ini YKAKI menaungi 150 anak penderita kanker yang kebanyakan mengidap kanker darah. Di mana pengobatannya membutuhkan waktu minimal 2 tahun.
    
Di sisi lain banyak hal yang menjadi penyebab kanker. Menurut Eka Wibowo, penyebab kanker dapat sendiri dapat dikarenakan gen yang bersifat bawaan dari orang tua, bahan kimia, junk food, hingga radiasi akibat pemanasan global.

“Penyebab kanker bisa dikarenakan gen, orang  tua bisa membawa gen kanker. Di sisi lain setiap manusia memiliki potensi sel kanker, namun tidak semua sel kanker tersebut tumbuh”, jelas Eka Wibowo.
    
Sedangkan, junk food seperti mie, makanan cepat saji serta yang mengandung msg dan pengawet juga menjadi penyebab pengaktif sel kanker yang ada dalam tubuh manusia. Begitu juga dengan radiasi atas pemanasan global.

“Junk food dan radiasi bisa menjadi penyebab kanker bagi anak-anak maupun orang dewasa”, tutur Eka Wibowo.

 

back to top