Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Perempuan-perempuan Malaysia ikut ISIS untuk ‘jihad al-nikah’

Perempuan-perempuan Malaysia ikut ISIS untuk ‘jihad al-nikah’

Malaysia-KoPi, Tiga orang perempuan Malaysia yang rupanya menaruh simpatinya kepada ISIS, dilaporkan sedang pergi ke Timur Tengah untuk menawarkan dirinya kepada para militan ISIS untuk memuaskan kebutuhan seksual para militan, seorang intelejen Malaysia mengatakan dalam sebuah interview pada hari Rabu.

“Para wanita tersebut diyakini akan menawarkan diirinya dalam memberikan kesenangan seksual bagi para militan ISIS,” intelejen yang berbicara dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada Malaysian Insider.

Dia menambahkan: “konsep ini nampak kontroversial tapi hal tersebut mulai meningkat di kalangan perempuan tertentu yang menunjukkan simpatinya kepada ISIS.”

Konsep tersebut disebut dengan “jihad al-nikah”, yang mengizinkan hubungan seksual diluar nikah dengan berbagai pasangan, yang menurut Muslim Salafi garis keras itu adalah konsep yang sah dalam ketika dalam perang suci.

Intelejen tersebut juga mengatakan bahwa perempuan muslim lainnya dari Australia dan Inggris juga telah mengikuti ISIS. Sedangkan laporan mengenai perempuan muslim, yang ikut jihad al-nikah, termasuk para perempuan dari Tunisia telah tejadi sejak akhir 2013 kemarin.

(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top