Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pengguna Narkoba Butuh Sentuhan Psikologis

Pengguna Narkoba Butuh Sentuhan Psikologis

Yogyakarta-KoPi- Mengindahkan aturan hukum yang ada. Pecandu narkoba sebenarnya orang sakit yang membutuhkan kesembuhan. Tidak jarang pecandu yang tertangkap lalu dipenjarakan justru di dalam penjara terjadi ‘transaksi’ haram. Secara kasat mata terjadi disfungsi lembaga kemasyarakatan.

Menurut Budiharso menempatkan para pecandu di tempat rehabilitasi harus lebih diprioritaskan. Masalah hukum nanti akan diproses dengan prosedur yang ada.

Dalam proses penyembuhan tidak ada jaminan kesembuhan. Pecandu sendiri yang bisa menjamin. Semakin kuat dan besar niatnya untuk sembuh kemungkinan sembuhnya besar juga sebaliknya.

“ Yang disembuhkan jangan hanya pecandunya sendiri, juga orang deketnya. Mindset yang terjadi kalau anak ketahuan memakai narkoba akan langsung dimarahin. Kalau anak melawan diusir. Justru ga ada yang ngurusin. Anak kembali ke komunitas pecandu. Tolong anak itu harus dirangkul, diajak ngomong menentukan masa depannya,” papar Budiharso.

Salah satu alasan terbesar orang yang menggunakan narkoba karena ingin “fly”. Efek “kenikmatan” dirinya bebas dan bahagia. Imbas dari putusnya harmonisasi faktor keluarga juga keramahan lingkup sosialnya. Sehingga dirinya mengasingkan diri dengan menciptakan “imajinasi keindahan ” sendiri. Di sini lah peran keluarga dan kerabat dekat sangat penting.

 

Winda Efanur FS

 

 

 

back to top