Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pengadilan Saudi investigasi 5 teroris perempuan

Pengadilan Saudi investigasi 5 teroris perempuan

Riyadh-KoPi, Pengadilan Khusus Kriminal di Saudi sedang menginvestigasi 5 orang perempuan yang dinyatakan sebagai teroris (4 orang Saudi dan 1 orang Yaman) yang membentuk sebuah kelompok dan mencoba untuk merekrut dan mengajak sejumlah perempuan di Saudi.

Salah satu dari mereka telah mempersiapkan anak-anaknya untuk berpatisipasa dalam pertempuran di Afghanistan.

Dia juga telah mengirimkan anak perempuannya yang masuh berumur 12 tahun, yang masih belum dewas, untuk menikah dengan salah satu teroris Al-Qaeda di sana.

Teroris-teroris perempuan ini dikatakan biasanya mendapatkan dukungan dan arahan dari pemimpin-pemimpin dan angota kelompok teroris di Yaman dan Afghanistan.

Ketika pihak keamanan Saudi menghadang rencana dan aktivitas para teroris tersebut, Al-Qaeda di Yaman melakukan kejahatan yang serius dengan menculik seorang jendral Saudi di Aden yang bernama Abdullah Muhammad Al-Khalidi, pada tahun 2012.

Selang beberapa hari setelah penculikan, Duta Besar Saudi di Sana’a menerima telepon dari Mishal Muhammad Rasheed Al-Shadoukhi, salah satu teroris yang menjadi buronan, menuntut pembebasan para teroris tersebut.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top