Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Penertiban PKL Alun-Alun Utara melumpuhkan ekonomi masyarakat

salah satu lapak di Alun-Alun Utara salah satu lapak di Alun-Alun Utara

Jogjakarta-KoPi| Relokasi Pedagang Kaki Lima di Alun-Alun utara yang berlangsung Rabu, 29 Juli 2015 lalu masih menyisakan penolakan dari para pedagang. Sekitar 500-an pedagang yang biasa berjualan di pinggiran Alun-Alun Utara terpaksa direlokasi ke tempat baru.

Saat pelaksanaan relokasi pada Rabu lalu sempat terjadi kerusuhan antara PKL dengan Pemkot terutama pihak Dinas Penertiban Kota Jogjakarta. Pedagang menilai penertiban pada PKL di Alun-Alun Utara merugikan bagi para pedagang.

Salah satu pedagang, Yuni (49) mengaku sangat kaget dengan relokasi yang terjadi pada Kamis lalu. Dirinya mengaku penertiban dilakukan secara mendadak. Kini setelah penertiban dirinya merasa kesulitan berjualan.

"Penertiban ini menyulitkan ekonomi masyarakat. Jualan jadi susah, mau jualan juga sepi. Ini dari teman-teman juga pada males jualan karena sepi," tutur Yuni saat berjualan gerobak minuman di Alun-Alun Utara pukul 11.00 Wib.

Selain menimpa PKL, Yuni menambahkan dampak penataan tersebut meresahkan semua pihak baik PKL, tukang parkir, becak. Dia merasa penataan Alun-Alun Utara melumpuhkan ekonomi masyarakat.

Hal senada juga diungkapkan oleh penjual warung makan, Tumirah (55) bahwa penataan kawasan Alun-Alun Utara bisa mengurangi pendapatan penjualan. Pasalnya lokasi relokasi jauh dari kedatangan para pengunjung.

"Lokasi kita dipindah ke pinggir sisi di bagian Timur dan barat yang jauh dijamah oleh para pengunjung. Pengunjung datang kan ke wilayah tengah, jalan ke timur kan jauh. Harapannya nanti di drop bus di sini (kios pedagang yang baru),” papar Tumirah. |Winda Efanur FS|

back to top