Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Peneliti temukan bug pada iOS

Peneliti temukan bug pada iOS
KoPi - Produk iPhone 6 yang baru saja diluncurkan tentu membuat banyak orang menginginkannya. Namun, euforia peluncuran tersebut diikuti kabar tak sedap yang harus membuat para pengguna gadget Apple waspada. Para ahli keamanan cyber memperingatkan bahwa ada semacam bug yang terdapat pada sistem operasi yang dipakai produk-produk Apple. Bug tersebut membuat pengguna iPhone dan iPad rentan terhadap serangan cyber dari para hacker atau peretas.

Perusahaan jasa keamanan cyber FireEye Inc mempublikasikan temuan tersebut dalam blog mereka pada Senin (10/11). Mereka mengatakan bug tersebut memungkinkan para peretas untuk mengakses gadget pengguna dengan cara menyuruh mereka meng-install (memasang) aplikasi berbahaya. Perusahaan keamanan cyber tersebut menyatakan bahwa bug tersebut ada pada sistem operasi iOS 7.1.1, 7.1.2, 8.0, dan 8.1.1 beta.

Aplikasi berbahaya tersebut dapat menggantikan aplikasi asli dan terpercaya yang dipasang melalui Apple App Store, termasuk program e-mail dan banking. Karena sifatnya seperti menyamar, FireEye menyebut teknik serangan tersebut sebagai teknik “Masque Attack”. Serangan tersebut bisa digunakan untuk mencuri data-data sensitif, seperti e-mail dan banking. 

Tao Wei, seorang peneliti senior FireEye menyatakan kecacatan pada sistem operasi ini sangat mudah diekploitasi. Wei sudah mengabarkan mengenai cacat program tersebut pada pihak Apple sejak Juli lalu, dan perwakilan dari Apple mengatakan mereka sedang berusaha memperbaikinya.

Informasi mengenai bug ini sebenarnya sudah mulai menyebar sejak Oktober lalu dalam sebuah forum internet. Wei menyatakan FireEye memutuskan untuk mengabarkan temuan ini pada publik karena minggu lalu Palo Alto Networks Inc mengungkapkan cara untuk mengeksploitasi bug tersebut. Cara tersebut menggunakan peranti lunak berbahaya yang disebut sebagai WireLurker yang mampu menginfeksi komputer Mac dan sistem operasi iOS.

FireEye menyarankan agar pengguna iOS tidak memasang aplikasi dari sumber selain Apple App Store. Mereka juga menganjurkan untuk tidak sembarang mengklik “install’ atau “pasang” yang muncul pada jendela pop-up dari laman pihak ketiga.

Reporter: Amanullah Ginanjar Wicaksono

Sumber: Huffington Post

 

back to top