Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

'Penebusan Jiwa Suci' Najib Amrullah

'Penebusan Jiwa Suci' Najib Amrullah

Ciputat-KoPi| Perupa Najib Amrullah segera kembali memamerkan karya-karyanya di Galeri Rumah Puspo Budoyo  Jl. Elang Raya No 1, Kampung Sawah Ciputat. Pameran dibuka 20 Februari, pukul 19:WIB dan berlangsung hingga 23 Februari 2015.

Pameran tunggal ini menurut Najib Amrullah adalah kali ke sembilan setelah sebelumnya dilakukan di berbagai tempat. Dengan tema sosial-politik yang kuat, Najib memberi judul pamerannya "Penembusan Jiwa Suci."

Penebuan Jiwa Suci, bagi Najib merupakan bentuk refleksi atau pantulan dari kondisi sosial-politik Indonesia saat ini. Ini adalah sikap protes seniman terhadap perilaku menyimpang dari kaum politisi.

ilustrasi a).lukisan berjudul barong tarung tahun 2015 ukuran 135x270 cm.

"Tiba tiba aku terlintas sebuah adegan tarian  barong tarung dimana sang barong walaupun tampangnya merah menyeramkan tetapi filosofinya adalah sang pembela kebenaran pelindung dari segala kejahatan. Ya, situasi politik akhir- akhir ini begitu mirip dengan adegan barong tarung pembela kebenaran dan sang penegak hukum saling ringkus serta saling menjatuhkan satu sama lain, saling menggigit saling terjang, saling banting".

"Kita jadi semakin bingung, kebenaran tak selalu menang karena seolah kejahatan pandai memelintirkan diri seolah menjadi kebaikan, banyak maling yang berwujud orang bijak bahkan penegak hukum, dan banyak kebenaran yang diputar balik. Entah kapan kebenaran akan menang, tiada yang tahu. Tapi pasti Tuhan tidak pernah tidur."

Eksistensi seniman, menurut Najib yang sempat mendapat perhatian khusus Romo Sindhunata (Kompas), haruslah menjadi bagian yang intergral dalam konsep dan nilai sosial. Karya merupakan pertangungjawabannya dalam melihat situasi lingkungan yang dihadapinya.

"Saya tak terima cap bahwa seniman kecenderungan anti-sosial dan acuh terhadap lingkungan,dan apatis, yang betul adalah bahwa seniman mempunyai daya fikir yang lebih kritis dari kebanyakan orang, justru aku selalu tergelitik selalu ingin protes atas segala ketimpangan, aku anti kemunafikkan, anti korupsi, aku menguntuk para koruptor." Demikian Najib Amrullah mengatakan.| E Hermawan

back to top