Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Pemerintah akan membangun dan merevitalisasi ribuan pasar tradisional

Sisi Pasar Bringharjo Yogyakarta/Winda Sisi Pasar Bringharjo Yogyakarta/Winda

Jakarta-KoPi| Melalui Kantor Berita Antara, seorang pejabat tinggi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) mengatakan pemerintah mentargetkan membangun dan merevitalisasi lima ribu pasar tradisional selama pemerintahan Jokowi berlangsung.

"Jadi target presiden dalam lima tahun ke depan secara bertahap, ingin membangun dan merevitalisasi sekitar lima ribu pasar tradisional yang ada di Indonesia," kata Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop UKM I Wayan Dipta di Jakarta, Jumat.

Dipta mengatakan pihaknya bersama Kementerian Perdagangan akan merevitalisasi lima ribu pasar tradisional yang tersebar di Indonesia dalam lima tahun, untuk 2016 ini ditargetkan ada 1.000 pasar tradisional yang direvitalisasi.

"Untuk tahun ini akan direvitaliasi 1.000 pasar, Kementerian Koperasi sendiri kebagian 85 pasar tradisional, sedangkan sisanya oleh Kementerian Perdagangan," ujarnya.

Menurut Dipta, revitalisasi menjadi penting karena pertumbuhan pasar modern kian pesat kemajuannya sehingga diperlukan suatu langkah strategis dan tepat agar pasar tradisional bisa terus bersaing dengan pasar modern.

"Nanti pedagang pasar tradisional kita akan ketinggalan, langkah pak Jokowi ini sudah tepat. Dalam kerangka itu, kita sudah memberi surat pada daerah sejak tahun lalu. Sudah ditetapkan ada 85 pasar di daerah, baik di perbatasan, daerah tertinggal, dan daerah pasca bencana," kata dia.

Untuk kategori pasar yang di revitalisasi, lanjut Dipta, adalah pasar yang berada di Desa dan Kabupaten daerah terpencil yang masing-masing luas lahan pasarnya 1.000 meter persegi dan paling sedikit 50 pedagang.

"Selain itu, kami juga sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 950 juta untuk setiap pasar yang direvitalisasi," katanya menambahkan. │Antara|KoPi│

back to top