Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Pemandangan angkasa paling spektakuler

Pemandangan angkasa paling spektakuler

KoPi, NASA berhasil menangkap potret pemandangan angkasa spektakuler yang sangat mengagumkan yakni “erupsi prominensa” yang meledakkan permukaan matahari.

Ini bukan ledakan matahari, akan tetapi “material yang ada di matahari, beraktivitas seperti biasa yakni menari dan meliuk-liuk hingga akhirnya menyebabkan meledaknya bagian matahari,,” ungkap juru bicara NASA, Susan Hendrix, kepada USA Today.

Prominensa adalah fitur yang luas, terang dan mengandung gas yang meluas dari permukaan matahari, biasanya dalam bentuk putaran.Biasanya dihubungkan dengan aktivitas bintik matahari, prominensa matahari dapat mempengaruhi atmosfer Bumi  karena ini bertentangan dengan aktivitas elektromagnetik.

Prominensa aktif mengalami erupsi dengan tiba-tiba dan biasanya akan selesai dalam jangka waktu beberapa menit atau beberapa jam.


(Ana Puspita)
Sumber: News.com.au



back to top