Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pemandangan angkasa paling spektakuler

Pemandangan angkasa paling spektakuler

KoPi, NASA berhasil menangkap potret pemandangan angkasa spektakuler yang sangat mengagumkan yakni “erupsi prominensa” yang meledakkan permukaan matahari.

Ini bukan ledakan matahari, akan tetapi “material yang ada di matahari, beraktivitas seperti biasa yakni menari dan meliuk-liuk hingga akhirnya menyebabkan meledaknya bagian matahari,,” ungkap juru bicara NASA, Susan Hendrix, kepada USA Today.

Prominensa adalah fitur yang luas, terang dan mengandung gas yang meluas dari permukaan matahari, biasanya dalam bentuk putaran.Biasanya dihubungkan dengan aktivitas bintik matahari, prominensa matahari dapat mempengaruhi atmosfer Bumi  karena ini bertentangan dengan aktivitas elektromagnetik.

Prominensa aktif mengalami erupsi dengan tiba-tiba dan biasanya akan selesai dalam jangka waktu beberapa menit atau beberapa jam.


(Ana Puspita)
Sumber: News.com.au



back to top