Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Pemain ini tolak Manchester United demi Southampton

Jordy Clasie. (foto: Mirror) Jordy Clasie. (foto: Mirror)
KoPi | Pemain anyar Southampton, Jordy Clasie mengaku ia telah menolak Manchester United untuk bergabung dengan klub asuhan Ronald Koeman. Dia pindah ke St Mary dari Feyenoord bulan lalu dalam sebuah kesepakatan mencapai 10,5 juta pounds.

Pemain internasional Belanda itu dianggap sebagai salah satu prospek terbaik di negara asalnya sehingga menarik minat manajer Setan Merah, Louis van Gaal.

Saat masih menukangi timnas Belanda, Van Gaal memberi kesempatan pada Clasie untuk melakoni debut internasional pada 2012. Namun sang pemain menegaskan dia tak akan mengindahkan kesempatan untuk pindah ke Old Trafford, bahkan jika United mengajukan tawaran konkret untuknya.

“Jika ketertarikan United sangat konkret, saya pikir saya masih lebih suka Southampton,” kata Clasie kepada The Sun. “Ini lebih baik untuk memulai dari bawah dan menyelesaikan lebih tinggi dari pada sebaliknya.”

Fakta bahwa The Red Devils tertarik padanya adalah salah satu keberuntungan baginya. Pasalnya Clasie tidak selalu memiliki keberuntungan dalam jalan hidupnya selama ini. Sang ibu pergi meninggalkannya, ayahnya James dan saudaranya Roy, ketika ia masih berusia 10 tahun. Saat itu pemain yang berposisi sebagai geladang ini masih di sekolah dasar.

Dan Clasie menegaskan dia tidak akan pernah melupakan apa yang dilakukan oleh ibunya itu.

“Dia meninggalkan kami. Saya masih 10 tahun. Dalam hati saya, saya tidak bisa melupakannya,” ujar Clasie. “Setelah itu, ayah yang merawat kami. Ok, itu tidak selalu mudah tapi ayah melakukan pekerjaan yang hebat.”

Clasie memberikan penghormatan kepada ayahnya dengan membuat tato yang bertuliskan ‘Papa, engkau berarti segalanya bagiku’.

“Tato pertama saya hanya ‘Papa’—ketika saya masih 16 tahun. Kemudian, saya melakukan sisanya. Bagi saya, ini adalah cara untuk menghormatinya. Dengan cara ini saya membawa ayah dan saudara saya bersama saya setiap hari,” tutup Clasie. | Aditya Wicaksana WP

back to top