Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Pelukis Indonesia pameran di Museum Van Gogh

Pelukis Indonesia pameran di Museum Van Gogh

Amsterdam-KoPi|Kelompok seni rupa internasional Fenix, akan melakukan pameran bersama di Museum Van Gogh di Amsterdam, Belanda, Jum'at 20 Februari 2015.

Fenix merupakan kelompok artis internasional multidisiplin yang beranggotakan seniman Indonesia, Benin, Jerman, dan Spanyol. Kelompok terdiri dari Koes Komo (Indonesia, pelukis, sketser), Joeri Verbiest ( pelukis, penyair), Danie Dansaou (pelukis), AmsterSam (fotgrafer), Roberto Carlos Gracia (spanyol, pematung), Danny van der Laan (musisi, pelukis). Nama Fenix sendiri diambil dari anak Koes Komo.

Koes Komo, pendiri Fenix menjelaskan bahwa pameran besok menampilkan karya-karya lukisan, drawing, fotografi, patung, dan film. Pameran ini dibuka dengan penampilan musik akustik dan poetry reading di Lovestein Castlle. Karya-karya Fenix sejauh ini merupakan karya-karya yang terinspirasi Vincent van Gogh.

Pameran di Museum Van Gogh ini menurut Komo adalah bagian rangkaian panjang dari pameran-pameran yang mereka tampilkan di Belgia dan Belanda sebelumnya.

"Fenix berpameran di taman-taman kota di seluruh Belanda, Belgia dan Gereja sebelum ini," terang Koes Komo.|Aliancah

Media

back to top