Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Pelukis Indonesia pameran di Museum Van Gogh

Pelukis Indonesia pameran di Museum Van Gogh

Amsterdam-KoPi|Kelompok seni rupa internasional Fenix, akan melakukan pameran bersama di Museum Van Gogh di Amsterdam, Belanda, Jum'at 20 Februari 2015.

Fenix merupakan kelompok artis internasional multidisiplin yang beranggotakan seniman Indonesia, Benin, Jerman, dan Spanyol. Kelompok terdiri dari Koes Komo (Indonesia, pelukis, sketser), Joeri Verbiest ( pelukis, penyair), Danie Dansaou (pelukis), AmsterSam (fotgrafer), Roberto Carlos Gracia (spanyol, pematung), Danny van der Laan (musisi, pelukis). Nama Fenix sendiri diambil dari anak Koes Komo.

Koes Komo, pendiri Fenix menjelaskan bahwa pameran besok menampilkan karya-karya lukisan, drawing, fotografi, patung, dan film. Pameran ini dibuka dengan penampilan musik akustik dan poetry reading di Lovestein Castlle. Karya-karya Fenix sejauh ini merupakan karya-karya yang terinspirasi Vincent van Gogh.

Pameran di Museum Van Gogh ini menurut Komo adalah bagian rangkaian panjang dari pameran-pameran yang mereka tampilkan di Belgia dan Belanda sebelumnya.

"Fenix berpameran di taman-taman kota di seluruh Belanda, Belgia dan Gereja sebelum ini," terang Koes Komo.|Aliancah

Media

back to top