Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Pelukis Indonesia pameran di Museum Van Gogh

Pelukis Indonesia pameran di Museum Van Gogh

Amsterdam-KoPi|Kelompok seni rupa internasional Fenix, akan melakukan pameran bersama di Museum Van Gogh di Amsterdam, Belanda, Jum'at 20 Februari 2015.

Fenix merupakan kelompok artis internasional multidisiplin yang beranggotakan seniman Indonesia, Benin, Jerman, dan Spanyol. Kelompok terdiri dari Koes Komo (Indonesia, pelukis, sketser), Joeri Verbiest ( pelukis, penyair), Danie Dansaou (pelukis), AmsterSam (fotgrafer), Roberto Carlos Gracia (spanyol, pematung), Danny van der Laan (musisi, pelukis). Nama Fenix sendiri diambil dari anak Koes Komo.

Koes Komo, pendiri Fenix menjelaskan bahwa pameran besok menampilkan karya-karya lukisan, drawing, fotografi, patung, dan film. Pameran ini dibuka dengan penampilan musik akustik dan poetry reading di Lovestein Castlle. Karya-karya Fenix sejauh ini merupakan karya-karya yang terinspirasi Vincent van Gogh.

Pameran di Museum Van Gogh ini menurut Komo adalah bagian rangkaian panjang dari pameran-pameran yang mereka tampilkan di Belgia dan Belanda sebelumnya.

"Fenix berpameran di taman-taman kota di seluruh Belanda, Belgia dan Gereja sebelum ini," terang Koes Komo.|Aliancah

Media

back to top