Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Pelihara ikan di sawah lebih untung ketimbang di kolam

Pelihara ikan di sawah lebih untung ketimbang di kolam

Sleman – KoPi, Budidaya ikan sistem minapadi, ternyata memberikan keuntungan bagi petani, yakni produktivitas padi gabah kering panen meningkat. Berdasarkan hasil ubinan untuk varietas Ciherang 11, 2 ton/hektar gabah kering panen, varietas mandala 12, 5 ton/hektar gabah kering panen dan Varietas Ir 64 super 11, 04 ton/hektar gabah kering panen.

Sementara untuk pertumbuhan ikan meningkat 2-3 kali lipat dibanding memelihara ikan di kolam biasa. Di samping itu, kelebihannya dapat meminimalisir serangan hama tikus pada padi karena menggunakan caren atau parit keliling.

Seperti disampaikan Sigit Pramono, Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan Mina Muda Samberembe, Candibinangun, Pakem, Sleman, pada Senin (28/4/2014) lalu telah dilakukan penebaran perdana benur udang galah percontohan atau udang galah padi oleh Wakil Gubernur DIY Paku Alam IX didampingi Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo, MSi, Kasubbid Budidaya Air Tawar Kementrian Kelautan dan Perikanan RI Ir Rachma Farida, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Sleman Ir. Widi Sutikno, MSi.

Benih udang galah yang ditebar merupakan bantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI sejumlah 50.000 ekor usia 2 bulan dengan 5 bidang sawah tanaman padi usia 10 hari. Bantuan yang diberikan juga berupa persiapan penyiapan lahan dan pakan 1,2 ton. “Panen udang dalam jangka waktu tiga bulan diharapkan lima kolam dapat mencapai satu ton udang galah,” kata Sigit Pramono, hari ini.

Percontohan budidaya udang galah padi semakin memajukan sektor perikanan. Kebutuhan akan ikan per tahunnya di DIY,  mencapai kurang lebih 90 ribu ton. Sementara produksi ikan per tahunnya baru mencapai kurang lebih 70 ribu ton. Jadi, di DIY mengalami defisit produksi perikanan sebesar 20 ribu ton per tahunnya. Lebih dari 30 persen konsumsi ikan DIY harus didatangkan dari luar DIY. Dari sekitar 70 ribu ton produksi ikan per tahun di DIY, masyarakat perikanan Sleman telah mampu memberikan kontribusi 28 persen dari produksi ikan per tahun di DIY.

Dari tahun ke tahun produksi ikan di Sleman semakin meningkat. Dengan demikian, ke depan usaha budidaya perikanan dapat menjadi sektor usaha unggulan di Kabupaten Sleman. Hal ini mengingat potensi usaha perikanan di Sleman cukup besar dan sangat potensial untuk lebih dikembangkan lagi.

Dijadikannya Sleman sebagai daerah percontohan budidaya udang galah padi ini, menurut Bupati Sleman, tentunya akan semakin meningkatkan kapasitas produksi perikanan serta semakin menjadikan produk perikanan Sleman semakin beragam.

Perikanan dan pertanian tanaman pangan, bagaikan dua sisi mata uang. Jika perikanan yang dikembangkan, pasti akan mempengaruhi produktifitas sektor pertanian tanaman pangan. Namun demikian, model pola budidaya udang galah padi ini, dapat menjawab persoalan tersebut. Dengan model ini, diharapkan antara perikanan ikan dan budidaya tanaman pangan menjadi sinergi. Petani dapat bersama-semama membudidayakan udang sekaligus menanam padi. “Jika ini berhasil, tentunya dapat semakin memantapkan upaya kita dalam menguatakan ketahanan pangan di Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.

Reporter: Affan Safani Adham

 

back to top