Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Pelatihan seni merangsang motorik kreasi anak

Pelatihan seni merangsang motorik kreasi anak

Banten-KoPi- “Karena pekerjaan utama seorang anak adalah bermain, maka memberikan anak-anak kesempatan untuk belajar dengan konsep yang sesuai dengan usia dan tahapan perkembangannya,” kata HM Supriadi, SE Pembina Seni di sela kegiatan pelatihan seni bagi anak belum lama ini di Kampung Seni Lengkong Wetan.

Tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman akan seni lanjutnya, tapi juga manfaat di bidang bahasa, keterampilan, kesiapan prasekolah, apresiasi musik, percaya diri dan pemahaman akan dirinya sendiri.

“Melalui pendidikan seni bagi anak adalah memberikan kesempatan si anak untuk belajar dan terlibat langsung dalam seni,” ungkap Lurah Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan ini dengan tegas.

Menurutnya tujuan dari pelatihan seni bagi anak ini adalah untuk merangsang syaraf motorik anak untuk berkreasi. Selain itu juga dapat membentuk pola pikir kreatif serta memberikan keterampilan seni yang sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari si anak tersebut.

“Ragam seni tersebut masing-masing mengajarkan ketrampilan yang berbeda sesuai bakat anak,” tandasnya.

Begitu pentingnya pengenalan seni sejak dini kepada anak-anak, karena masa anak-anak adalah masa dimana perkembangan otak berjalan sangat efektif. Dimasa ini pula bakat serta potensi anak muncul dan sangat potensial untuk disalurkan ke hal-hal yang positif.
“Sehingga nantinya tidak menganggu perkembangan si anak itu sendiri. Pendidikan seni bisa beragam bentuknya, seperti seni tari, seni musik, seni sastra, seni teater, dan seni rupa,” imbuhnya. (az)

Kontribusi: Sanggar Dhianriangutama

back to top