Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak, hukumannya kebiri!

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak, hukumannya kebiri!
Surabaya-KoPi| Isu mengenai hukuman kebiri bagi pelaku tindakan kejahatan seksual terhadap masih menjadi topik yang hangat untuk diperbincangkan.  Saat ini, pemerintah tengah menyusun draft peraturan pemerintah pengatur undang-undang (Perppu) dalam merealisasikan hukuman kebiri bagi pelaku tindakan seksual terhadap anak.

Kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi belakangan ini di Indonesia memang kerap membuat hati miris. Anak, yang tidak mengerti apa-apa kemudian dijadikan korban kebutuhan seksualnya. Menteri Sosial, Khafifah sebelumnya mengatakan bahwa kekerasan terhadap anak memberi dampak yang sangat luar biasa dalam diri anak tersebut.

“Beliau (Presiden Joko Widodo) setuju dengan pemberatan hukuman terhadap pelaku. Termasuk pengebirian saraf libido,” ujar Khafifah dalam keterangan pers.

Jaksa Agung H.M Prasetyo menyayangkan dengan kekerasan seksual yang terjadi belakangan ini di Indonesia. Sehingga menurutnya, tindakan yang harus diambil ialah emberikan hukuman yang berat bagi pelaku tindakan keekrasan seksual terhadap anak.

“Selain dipenjara, pelaku juga akan disuntik kebiri. Jadi akan dikasih hormon wanita, supaya nafsu dan hasratnya hilang,” ujarnya.

Peraturan ini mendapat dukungan dari para petinggi pemerintahan. Masyarakat juga menilai positif terhadap peraturan yang akan dikeluarkan tersebut.

Namun, Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto menimbang hal lain dengan adanya keputusan tersebut. Pemerhati anak ini mengkhawatirkan timbulnya efek lain dengan adanya hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

“Bisa saja mereka jadinya balas dendam dengan bilang ‘oke lihat saja, dari korban 2 atau 3 orang anak, saya akan mencari korban 100 anak’ itu lebih mengkhawatirkan dan itu yang harus dipertimbangkan,” ujarnya.

back to top