Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

PDI-P tetapkan JK dampingi Jokowi

Gmbr: TribunNews Gmbr: TribunNews

Jakarta-KoPi-  Teka-teki siapa pendamping Jokowi sebagai Cawapres, terungkap. Informan KoPi  yang berada di dalam Teuku Umar, pagi ini memberikan kepastian H Jusuf Kalla sebagai Cawapres pendamping Jokowi maju dalam Pilpres 2014. Deklarasi akan dilaksanakan di Gedung Joeang, Menteng jakarta, hari ini 19 Mei 2014, sekitar pukul 12. 30 WIB.

Sebelumnya beredar spekulasi yang menyebutkan  tiga nama sebagai kandiat kuat untuk mendampingi Jokowi, diantaranya Abraham Samad, JK dan Ryamizard Ryacudu. Nama Jk menguat setelah Abu Rizal Bakeri bertemu dengan Megawati semalam dan tidak menghasilkan kesepakatan politik bersama.

Sumber KoPi menjelaskan keputusan PDI-P menetapkan Jusuf Kalla sebagai pendamping Jokowi berdasarkan pertimbangan tingkat elekbilitas yang tinggi dibanding ketika dipasangkan keduan tokoh lainnya.


“Keputusan itu terlepas dari tingkat kapasitas para tokoh tersebut. Ini hanya berdasar pada tingkat elekbilitas mereka,” jelas sumber yang tak mau disebut namanya.

Sementara itu, SBY Ketua Umum Partai Demokrat juga mengumumkan kenetralan Partai Demokrat dalam Pilpres 2014 semalam dalam Rapimnas. Golkar sendiri akan membuat keputusannya dalam satu hari ke depan.

Untuk itu saat ini ada dua kekuatan partai yang salaing berhadapan, kubu Prabowo-Hatta Radjasa dan Jokowi-Jusuf Kalla. Pasangan Prabowo-Hatta Radjasa diusung Partai Gerindra, PAN, PPP dan PKS. Pasangan Jokowi-JK diisusung oleh PDI-P, Partai Nasdem, PKB dan Hanura.

E Hermawan

back to top