Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Patung mumi Budha kembali jadi sorotan..

Patung mumi Budha kembali jadi sorotan..

Cina-KoPi |Patung mumi Cina Buddha kembali menjadi sorotan dunia. Mumi Budha yang berusia 100 tahun, menjadi ajang perebutan antara kolektor Belanda dengan warga desa terpencil proponsi Fujian.

Warga desa telah melalui jalur hukum untuk melegalkan kepemilikan mumi Budha. Sementara kolektor Belanda bersikeras tidak mengembalikan mumi Budha ke kuil besar di provinsi.

"Saya secara ilmiah dapat membuktikan bahwa patung tersebut bukan berasal dari desa itu,"kata kolektor Belanda tersebut ke Xinhua melalui telepon.

Pandangannya tersebut juga bertentangan dengan Dinas Kepurbakalaan Cina yang mengklaim patung tersebut telah dicuri dari tempat lain, dan hilang selama 20 tahun. Patung mumi Budha dikenal dengan "Zhanggong Patriarch".

Sang kolektor menantang warga desa untuk membuktikan kebenaran klaim kepemilikan mereka. "Hanya dengan dua titik ini saya bisa membuktikan itu bukan mumi mereka. Mereka dapat melihat scan MRI patung. Jika mereka masih tidak percaya, mereka dapat membuat scan sendiri," katanya.

Sementara dasar dari klaim kepemilikan warga desa, berasal dari kecurigaan salah seorang warga mereka yang tak sengaja melihat pameran patung mumi di Hungaria. Patung tersebut mirip dengan Zhanggong Patriarch milik mereka yang hilang. 

|Xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top