Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Pasutri Kriminal berhasil diringkus Polres Sleman di Magelang

kriminal

Sleman-KoPi| Pasangan suami istri (Pasutri) pelaku kejahatan tindak pencurian dengan pemberatan (Curat) di Tempel,Sleman berhasil dibekuk unit reserse kriminal Polres Sleman.

Kedua pelaku, sang istri berinisial EN (40) dan suami berinisial SY(43) berdomisili Magelang melakukan pencurian tersebut pada 23 Desember 2017 di wilayah Polres Sleman. Empat hari kemudian, 27 Desember 2017, EN berhasil di tangkap di kediamannnya di Mungkid , Magelang. Sementara sang Suami, SY, masih buron

Kepolisian pun mengetahui bahwa kedua pelaku juga pernah melalukan tindak kejahatan yang sama namun diwilayah berbeda.

"EN ditangkap di Mungkid Magelang Jateng, dan ditahan Rutan Polres Sleman. Sementara SY masih dilakukan penyelidikan terkait keberadaannya. Ternyata ,kedua Pelaku merupakan residivis dalam perkara yang sama di daerah Bantul Yogyakarta,"ujar Kepala Satuan Unit Reserse Kriminal (Kasatreskrim)Polres Sleman, AKP Rony Aresetya di Kantor Polres Sleman, ditulis Jumat (5/1).

Rony menjelaskan berdasarkan keterangan pelaku, keduanya memilih lokasi eksekusi secara acak tanpa penentuan tempat. Lokasi pencurian yang diterima Polres ini berada di Gendol Sumberejo Tempel Sleman.

Sementara modus Pelaku masuk dengan cara merusak gembok pintu gerbang kemudian merusak kunci garasi sebelum masuk ke rumah korbane. peran masing masing pelaku, EN Masuk kedalam rumah dan mengambil barang-barang korban. SY merusak Kunci gembok dan kunci garasi,serta membantu EN.

"Aksi Pencurian tersebut diketahui korban setelah pulang dari berbelanja dan memarkir mobilnya ,tapi di halaman rumah korban sudah ada mobil Toyota Rush serta pintu gerbang dan pintu garasi terbuka yang sebelumnya sudah ditutup dan dikunci. Saat itu juga ada dua orang yang keluar dari rumah saat ditanya justru menyuruh korban memindahkan mobilnya karena menghalangi sambil mengancam akan menembak, namun mereka tidak membawa senjata sama sekali,"papar Rony

Rony menambahkan , Mobil Toyota Rush Nopol AA 8425 WB ini merupakan alat bantu aksi pencurian dan bukan mobil korban.Motif kejahatan ini, EN melakukannya dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dari kejadian ini, kerugian yang diderita korban berupa, korban kehilangan 1 (Satu) buah HP Merk Infinik,uang tunai Rp 10.000.000.(sepuluh juta rupiah),30 gram perhiasan emas, serta 3(tiga) lembar surat deposito senilai Rp.30.000.000,(tiga puluh juta rupiah).

Para pelaku ini dikenai pasal 363 KUHP dan Pidana dengan ancaman penjara 7 Tahun.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top