Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Paska meninggalnya jaksa, Turki blokir medsos

Paska meninggalnya jaksa, Turki blokir medsos

 Ankara-KoPi| Turki memblokir akses Twitter, YouTube dan Facebook paska terbunuhnya seorang jaksa di Turki oleh militan sayap kiri.

Dilansir dari Hurriyet mulai Senin ini beberapa penyedia layanan internet menerapkan larangan tersebut. Larangan bertujuan untuk menutup beredarnya foto-foto sang jaksa yang mati terbunuh.

Keputusan pengadilan memerintahkan pemerintah untuk memblokir total 166 situs yang menerbitkan foto kontroversial jaksa, Mehmet Selim Kiraz yang disandera oleh sayap kiri Partai Revolusioner Pembebasan Rakyat.

Sekretaris Jenderal Internet Service Provider, Bulent Kent mengharapkasn Semua penyedia layanan segera menerapkan larangan tersebut.

Salah satu foto yang beredar di media sosial menunjukkan seorang militan memegang pistol ke kepala jaksa itu.

Dua militan dan jaksa tewas dalam gencatan senjata api, setelah pasukan polisi menyerbu gedung pengadilan dalam upaya untuk melepaskan sandera.

Kasus ini mungkin berkaitan dengan publikasi jaksa pada pekan lalu, tentang foto orang yang tertuduh aksi teror dan propaganda.|xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top