Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Pasar Kangen Jogjakarta 2015 semakin menarik

Pasar Kangen Jogjakarta 2015 semakin menarik

Jogjakarta-KoPi| Sebanyak 70 stand kuliner, 57 stand pengrajin, dan 23 stand batu akik siap memeriahkan Pasar Kangen Jogja yang bakal digelar di kompleks Taman Budaya Yogyakarta. Acara yang terbuka untuk umum dan gratis ini, akan laksanakan 25-30 Agustus 2015 nanti.

"Tahun ini jumlah pendaftar stand cukup banyak, tapi panitya sengaja membatasi jumlah peserta. Selain disebabkan keterbatasan ruang, kami juga sengaja ketat melakukan seleksi peserta yang mau ikut. Kuliner yang kami pilih benar-benar kuliner tradisi, kuliner model Franchise kami tegas untuk menolak," ujar Nini Sularni, selaku ketua panitya Pasar Kangen.

Menurut Nini Sularni, bahwa salah satu rangkai Pasar Kangen Jogja juga bakal ada Gelar Seni Tradisi, yang akan menampilkan 20 kelompok kesenian tradisi. Pembukaan acara Pasar Kangen bakal digelar 25 Agustus 2015 pukul 16.00 WIB dan bakal dimeriahkan penampilkan tari Edan-Edanan.

Melalui Pasar Kangen Jogja ini diharapkan bisa mengobati rasa kangen suasana Yogya yang selama ini tak pernah dinikmati. Berbagai jajan tradisional yang akan ditampilkan seperti gatot, lopis, ketan, tiwul, cenil, wedang uwuh, pecel ndeso, sate koyor, oseng-oseng bledhek, dan masih banyak lainya.

Sedangkan hasil kerajinan yang ditampilkan diantaranya meliputi cincin akik, pigura, arca batu kecil, miniatur prajurit kraton, wayang karton, dan juga topeng kayu. Ada juga barang-barang kuno seperti gramofon beserta piringan hitam dan kaset-kaset lama dan koleksi lawasan lainnya juga akan ditawarkan di acara Pasar Kangen Jogja ini.

Selain dimaksudkan sebagai upaya untuk mengenalkan khasanah kuliner dan kesenian tradisi khas Yogya, Pasar Kangen Jogja ditujukan mampu menjadi destinasi baru bagi pariwisata DIY. Sesuai dengan namanya, Pasar Kanger Jogja diharapkan bisa menjadi sebuah peristiwa seni budaya yang ngangeni bukan saja bagi masyarakat Yogya, tapi juga wisatawan luar DIY yang rindu suasana Jogja Tempo Doeloe.

"Bagi generasi orang tua, Pasar Kangen itu menghadirkan romantisme masa-lalu mereka. Bagi generasi muda jam sekarang, Pasar Kangen menghadirkan sensasi kuliner tradisi Jogja tempo doeloe," ungkap Eko Nuryono, Humas Pasar kangen Jogja| Siaran Pers

back to top