Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Partisipasi calon kepala daerah perempuan

Partisipasi calon kepala daerah perempuan

Jogjakarta-KoPi| Dalam kajian Yayasan SATUNAMA, peneliti menemukan 7,4 % atau 123 perempuan dari 1644 calon kepala dan wakil kepala daerah. Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan memandang hasil penelitian partisipasi perempuan dalam pilkada serentak 2015 tersebut 2015 tergolong rendah.

“Ini masih sedikit 123 jumlah perempuan dari total 1644, ini kalau dikomparasi dengan jumlah laki-laki sangat jauh,” kata Hamdan saat sosialisasi di KPU DIY pada Rabu tanggal 25 November 2015.

Menurut peneliti Nunung Qomariah jumlah calon perempuan ini tersebar di 9 provinsi dan 258 kabupaten/kota. Sejumlah 123 calon perempuan ada di 92 kabupaten/kota dengan komposisi wakil bupati 52 orang, bupati sebanyak 48 orang, wakil walikota 14 orang, posisi walikota dan 1 gubernur.

Nunung menyimpulkan secara umum keterlibatan perempuan dalam kontestasi politik mendominasi pada jabatan wakil bupati. Terutama untuk wilayah sebaran di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Sementara Nunung menganalisis lebih dalam, calon perempuan berdasarkan klasifikasi perspektif perempuan. Klasifikasi mencakup politik, ekonomi, kesehatan dan sosial.
Perspektif ini menjadi tolok ukur kapasitas perempuan di aspek-aspek vital kehidupan tersebut.

Hasilnya variatif, tidak semua perempuan yang menduduki jabatan politis memiliki perspektif tersebut.

" Jogja ada 5 perempuan. Semuanya punya perspektif. Sumatera ada 15 perempuan, 11 orang punya perspektif," tambah Nunung. |Winda Efanur FS|

back to top