Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

parkis Bus Jadikan Laga Antiklimaks

parkis Bus Jadikan Laga Antiklimaks

Madrid – KoPi Rekor Atletico Madrid yang selalu mencetak gol di tiap pertandingan musim ini di Liga Champions terhenti karena Mourinho menginstruksikan anak asuhnya menjalankan strategi parkir bus.

Permainan intensif berhasil mengantarkan Atleti (julukan Atletico Madrid) meraih fase semifinal pada gelaran Liga Champions musim ini. Hal itu terjadi bukan karena keberuntungan, melainkan buah kerja keras dan hasrat untuk selalu menang di tiap laga. Tengok saja lawan-lawannya sebelum menuju Semifinal. AC Milan dan Barcelona dibuat menyerah atas agresivitas Diego Costa dkk. Kedua tim tersebut keok ketika bermain di Vicente Calderon.

Hal ini yang coba diantisipasi Jose Mourinho, manajer Chelsea. Alih-aih meladeni permainan Atletico, ia lebih memilih bermain ultra-defensif dengan menumpuk pemain di daerah pertahanan sendiri. Apalagi bencana terjadi di kubu Chelsea ketika Petr Cech dan John Terry harus digantikan akibat cedera membuat Mou (sapaan Mourinho) lebih memilih mengamankan barisan pertahanannya.

Diego Simeone menilai hasil seri 0-0 semalam memberikan angin segar bagi Chelsea.

“Pertandingan yang sangat ketat, kami tidak bisa menciptakan gol. mereka memiliki keuntungan dengan hasil seri ini. ”

 Jose Mourinho yang musim lalu membawa Real Madrid menuju fase Semifinal bersyukur atas hasil tersebut.

“Hasil tadi merefleksikan jalannya pertandingan. Baik Courtouis maupun Schwarzer tidak melakukan penyelamatan yang gemilang. Pertandingan yang berat, penuh taktik dan yang pasti lebih banyak penguasaan bola oleh Atletico. Meskipun kami mengalami masalah sebelum dan selama pertandingan, kami menyudahi pertandingan dengan hasil ini (0-0) dan kami akan memainkan partai hidup mati di kandang. Saya ingin menang dengan skor 5-0 dan melaju ke final namun itu sangat sulit. Tidak mudah meninggalkan Vicente Calderon tanpa kekalahan. Ini bukanlah hasil yang bagus, tapi hasil yang memungkinkan kami menentukan laga hidup mati di Stamford Bridge.”  

Setelah menjalani laga semifinal, Chelsea ditunggu Liverpool di Anfield untuk partai yang tak kalah penting dalam perburuan gelar juara Premier League. Saat ini Chelsea berada di posisi kedua dengan selisih 5 poin dari puncak klasemen, Liverpool dengan sisa 3 pertandingan.

Nora T. Ayudha

back to top