Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Panitia UN antisipasi kekurangan soal

Panitia UN antisipasi kekurangan soal

Yogyakarta-KoPi, UN tingkat SMA dan SMK di DIY akan diikuti 11.587 siswa, maka dari itu diperluhkan antisipasi kekurangan soal oleh panitia pelaksana

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) akan dilaksanakan serentak senin, 14 April 2014. Pelaksanaan UN SMA sederajat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) rencananya akan diikuti oleh 11.587 siswa, meliputi 5.262 siswa SMK, dan 6.325 siswa SMA.


Mengingat banyaknya peserta UN tersebut, terjadi kekhawatiran kekurangan naskah soal. Maka dari itu diperluhkan antisipasi supaya tidak terjadi kekurangan naskah soal di hari H pelaksanaan UN.


Menurut penuturan Rachmad, panitia UN DIY sewaktu ditemui koranopini.com, (11/04). Ia menuturkan bahwa naskah UN kali ini dikemas dalam bentuk tiga macam. Paket naskah pertama berisi 21 naskah soal, paket naskah kedua berisi 15 naskah soal, dan paket naskah ketiga berisi 10 naskah soal.


Untuk paket naskah pertama, diperuntukan untuk ruang ujian dengan berkapasitas 20 siswa, paket naskah kedua untuk ruang ujian dengan kapasitas 10 sampai dengan 15 siswa, dan untuk paket naskah ketiga untuk ruang ujian dengan kapasitas kurang dari 10 siswa.


Pengemasan naskah soal seperti itu ditujukan untuk mengantisipasi kekurangan soal, dan diharapkan terdapat sisa naskah soal di masing-masing ruang ujian. “Jadi intinya masing-masing ruang diharapkan terdapat soal cadangan," jelas Rachmad.


Kalaupun nantinya di salah satu ruang ujian terdapat kekurangan soal, maka bisa diambilkan di ruangan yang lain di sekolah yang sama. “Bila tidak ada (sisa naskah soal di sekolah yang mengalami kekurangan, red), maka bisa diambilkan di ruang sekolah lain yang terdekat dalam satu rayon,” tandasnya.


Reporter: Usman Hadi

back to top