Menu
Penguatan regulasi konsumsi susu oleh pemerintah sangatlah aneh.

Penguatan regulasi konsumsi susu ol…

Jogja-KoPi| Pemerintah me...

Gap Areal dan Poduktivitas Sebabkan Produksi Gula Nasional Rendah

Gap Areal dan Poduktivitas Sebabkan…

Sleman-KoPi|Produksi gula...

Kawanan perampok minimarket viral di Youtube berhasil ditangkap

Kawanan perampok minimarket viral d…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Operasi patuh Progo 2018 mulai tertibkan pengendara di jalan raya.

Operasi patuh Progo 2018 mulai tert…

Sleman-KoPi| Polda DIY me...

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 akan diperketat.

Pengawasan perjokian SBMPTN 2018 ak…

Sleman-KoPi|Ketua Koordin...

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang menerima lebih dari 40.000 pendaftar.

Panlok 46 SBMPTN 2018 berpeluang me…

Sleman-KoPi| Panitia Loka...

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak cukup hanya pada perlindungan hutan saja.

KTT APRS ketiga, pembahasan tidak c…

Sleman-KoPi| Gelaran Ko...

Satu kali transaksi, kawanan pengedar pil mendapat keuntungan 15-20 juta.

Satu kali transaksi, kawanan penged…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, namun jangan lupa fasilitas dan lab perlu juga ditingkatkan.

Rektor UGM: Dosen asing itu baik, n…

Sleman-KoPi| Rektor UGM, ...

Prev Next

Paket sabu senilai 4,5 milyar rupiah dimusnahkan BNNP DIY

Paket sabu senilai 4,5 milyar rupiah dimusnahkan BNNP DIY

Jogja-KoPi|Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Yogyakarta memusnahkan ribuan gram barang bukti narkoba jenis sabu hasil operasi Bulan Oktober dan November 2017 di Kantor BNNP DIY, Selasa (14/11).

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP, Mujiyana mengatakan ribuan gram sabu yang sudah berbentuk paketan ini memiliki nominal harga setidaknya 4,5 milyar rupiah. Paket sabu ini berasal dari dua tempat kejadian perkara (TKP) di Bandara Adisutjipto dan Magelang.

"Untuk di TKP bandara Adisutjipto nominalnya 4 milyar dan di TKP Magelang nominalnya sekitar 500 juta,sehingga kurang lebih 4,5 milyar harga nominal sabu yang berhasil kita amankan,"ujarnya saat ditemui di depan Kantor BNNP.

BNNP sendiri sebelumnya sudah berhasil membengkuk total 6 pelaku pengedar sabu di Yogyakarta pada Bulan Oktober lalu. Pada tanggal 20 Oktober 2017, BNNP lewat tangan petugas Bandara Adisutjipto menangkap kurir sekaligus pengedar narkoba jenis Sabu yang produsennya berasal dari Pekanbaru,Riau dan akan di kirim ke Balikpapan,Kalimantan timur.

BNNP mendapati setidaknya paket sabu ukuran sedang berjumlah 4 paket dengan berat bersih 3020 gram atau 3,20 kilogram sabu.

Sementara untuk TKP kedua,BNNP melakukan operasi lanjutan pasca penangkapan di Bandara untuk melacak kemungkinan sindikat dari pelaku di Bandara. Benarlah, pada tanggal 22 Oktober 2017, BNNP lewat kepanjangan tangan kejaksaan dan kepolisian Magelang berhasil menangkap sejumlah pelaku yang memegang paket sabu ukuran kecil dengan berat bersih 190 gram di desa Mortoyudan, Magelang.

"TKP kedua ini merupakan hasil pengembangan sindikat, termasuk dari bandara yang jaringannya ada di Magelang yang pemasoknya seseorang dari LP Nusakambangan namun ia sudah meninggal. Karena kemarin saat kita tangkap ia berusaha kabur ,sehingga kita terpaksa kita tembak mati,"Tutur kepala BNNP DIY Tri Wahyo Atmojo.

Tri Wahyo Atmojo pun melanjutkan,kerja BNNP DIY tidak hanya di daerah saja namun hingga meranah ke tingkat nasional. Sehingga inilah sebabnya operasi BNNP kali ini juga menyentuh ke daerah Magelang yang secara letak wilayah berada di luar DIY dan masuk ke wilayah Jawa tengah. Hal ini juga dilakukan untuk menekan jaringan sindikat di DIY dan juga untuk mengurangi pengguna narkotika atau demand reduction.

"Pasar di Jogja ini sangat digemari oleh pemasok nasional dan internasional,tak hanya itu,jalur masuk tikusnya juga gampang,sehingga BNNP DIY ini perlu memperketat pengawasan hingga keluar daerah juga,"ucapnya

Pada pemusnahan kali ini, semua barang bukti sabu dimasukkan ke dalam tong plastik dan dicampur dengan air panas untuk dipastikan larut kedalam air dan dibuang. Sementara bungkusan paket sabu dibakar didalam tong besi seperti halnya pemusnahan barang narkotika semisal ganja.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top