Menu
Fatma Saifullah Yusuf Raih Penghargaan Certified Public Speaker Kehormatan

Fatma Saifullah Yusuf Raih Pengharg…

Surabaya-KoPi| Istri Waki...

Dari yang tersimpan

Dari yang tersimpan

Catatan Ugo Untoro atas P...

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut panik

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut pani…

Tuban-KoPi| Wakil Gubernu...

Muhammadiyah mendukung proses penegakkan hukum terhadap Setya Novanto

Muhammadiyah mendukung proses peneg…

Jogja-KoPi|Ketua umum PP ...

Peneliti : Mayoritas usaha persusuan dikelola secara tradisional

Peneliti : Mayoritas usaha persusua…

Jogja-KoPi| Peneliti Bida...

Gus Ipul : Industri pariwisata memerlukan infrastruktur yang memadai

Gus Ipul : Industri pariwisata meme…

Surabaya-KoPi| Pembanguna...

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 20…

Jogja-KoPi| Bayu Prihanto...

Australia kabulkan gugatan Petani Rumput Laut

Australia kabulkan gugatan Petani R…

Kupang-KoPi|Pengadilan Fe...

Sektor pekerja informal tantangan terbesar target BPJS Kesehatan di 2019

Sektor pekerja informal tantangan t…

Jogja-KoPi|Pakar Jaminan ...

Prev Next

Paket sabu senilai 4,5 milyar rupiah dimusnahkan BNNP DIY

Paket sabu senilai 4,5 milyar rupiah dimusnahkan BNNP DIY

Jogja-KoPi|Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Yogyakarta memusnahkan ribuan gram barang bukti narkoba jenis sabu hasil operasi Bulan Oktober dan November 2017 di Kantor BNNP DIY, Selasa (14/11).

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP, Mujiyana mengatakan ribuan gram sabu yang sudah berbentuk paketan ini memiliki nominal harga setidaknya 4,5 milyar rupiah. Paket sabu ini berasal dari dua tempat kejadian perkara (TKP) di Bandara Adisutjipto dan Magelang.

"Untuk di TKP bandara Adisutjipto nominalnya 4 milyar dan di TKP Magelang nominalnya sekitar 500 juta,sehingga kurang lebih 4,5 milyar harga nominal sabu yang berhasil kita amankan,"ujarnya saat ditemui di depan Kantor BNNP.

BNNP sendiri sebelumnya sudah berhasil membengkuk total 6 pelaku pengedar sabu di Yogyakarta pada Bulan Oktober lalu. Pada tanggal 20 Oktober 2017, BNNP lewat tangan petugas Bandara Adisutjipto menangkap kurir sekaligus pengedar narkoba jenis Sabu yang produsennya berasal dari Pekanbaru,Riau dan akan di kirim ke Balikpapan,Kalimantan timur.

BNNP mendapati setidaknya paket sabu ukuran sedang berjumlah 4 paket dengan berat bersih 3020 gram atau 3,20 kilogram sabu.

Sementara untuk TKP kedua,BNNP melakukan operasi lanjutan pasca penangkapan di Bandara untuk melacak kemungkinan sindikat dari pelaku di Bandara. Benarlah, pada tanggal 22 Oktober 2017, BNNP lewat kepanjangan tangan kejaksaan dan kepolisian Magelang berhasil menangkap sejumlah pelaku yang memegang paket sabu ukuran kecil dengan berat bersih 190 gram di desa Mortoyudan, Magelang.

"TKP kedua ini merupakan hasil pengembangan sindikat, termasuk dari bandara yang jaringannya ada di Magelang yang pemasoknya seseorang dari LP Nusakambangan namun ia sudah meninggal. Karena kemarin saat kita tangkap ia berusaha kabur ,sehingga kita terpaksa kita tembak mati,"Tutur kepala BNNP DIY Tri Wahyo Atmojo.

Tri Wahyo Atmojo pun melanjutkan,kerja BNNP DIY tidak hanya di daerah saja namun hingga meranah ke tingkat nasional. Sehingga inilah sebabnya operasi BNNP kali ini juga menyentuh ke daerah Magelang yang secara letak wilayah berada di luar DIY dan masuk ke wilayah Jawa tengah. Hal ini juga dilakukan untuk menekan jaringan sindikat di DIY dan juga untuk mengurangi pengguna narkotika atau demand reduction.

"Pasar di Jogja ini sangat digemari oleh pemasok nasional dan internasional,tak hanya itu,jalur masuk tikusnya juga gampang,sehingga BNNP DIY ini perlu memperketat pengawasan hingga keluar daerah juga,"ucapnya

Pada pemusnahan kali ini, semua barang bukti sabu dimasukkan ke dalam tong plastik dan dicampur dengan air panas untuk dipastikan larut kedalam air dan dibuang. Sementara bungkusan paket sabu dibakar didalam tong besi seperti halnya pemusnahan barang narkotika semisal ganja.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top