Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Pakde Karwo Usul Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Pada KB

Pakde Karwo Usul Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Pada KB

Surabaya-KoPi| Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo mengusulkan untuk memberi bantuan usaha ekonomi produktif pada keluarga berencana/KB. Ini penting dilakukan karena dalam KB terdapat pasangan usia subur yang keduanya aktif bekerja, sehingga akan efektif menekan laju pertumbuhan penduduk/LPP.

“Bagi pasangan usia subur yang aktif bekerja, mereka akan membuat perencanaan dan kontrol kelahiran sendiri atau built in control,” ungkap Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim usai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan serta serah terima jabatan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN Prov. Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin(02/10).

Pakde Karwo menjelaskan, pemberian bantuan ekonomi produktif nantinya bisa dikolaborasikan dengan program Taman Posyandu. Melalui Taman Posyandu selain untuk pengawasan kesehatan anak, orang tua juga dididik tentang pola asuh yang benar. Karenanya, pola pemberian bantuan ini harus bisa menjadi alat rekayasa keluaga berencana. “Menurut saya akan sangat efektif jika pola bantuan modal ini ditumpangkan di Taman Posyandu, karena perempuannya akan semakin produktif,” terangnya.

Ditambahkan, untuk capaian program kependudukan, saat ini LPP Jatim nilainya relatif baik dan rendah dibanding nasional yakni 0,59%. Selain itu, berdasarkan sensus BPS per Maret 2017 nilai total fertility rate (TFR) Jatim juga berada di posisi 1,94. Hal ini membuktikan bahwa telah terjadi sinergitas pembangunan dan kekompakan antar pelaksana program KB di Jatim. “Penekanan jumlah laju penduduk ini sangat penting, sebab berapapun pertumbuhan ekonominya akan sia-sia jika jumlah penduduknya terus melaju pesat,” tukas Pakde Karwo.

Pada kesempatan sama, Pakde Karwo juga menerangkan tentang masih tingginya usia kawin pertama perempuan di bawah 20 tahun dari jumlah perkawinan yang ada, khususnya di daerah yang kemiskinannya tinggi seperti Sampang dan Bangkalan. Peningkatan usia perkawinan pertama perempuan ini akan berdampak pada tingkat fertilitas perempuan, sehingga akan menekan TFR. “Saya harap seluruh pengelola program KB mampu memberikan pelayanan maksimal di daerahnya, khususnya bagi pasangan usia subur,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jatim yang baru Yenrizal Makmur, SP, MM menggantikan kepala yang lama yaitu Drs. Kushindarwito, M.AP. Turut hadir Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf, Forkopimda Prov. Jatim, dan kepala OPD di lingkungan Pemprov. Jatim. (Humasprovjatim:dwi)

 

back to top